Atlet lompat tinggi galah Indonesia Diva Renatta Jayadi berlari sambil membawa bendera Merah Putih usai meraih medali emas pada final nomor lompat tinggi galah putri SEA Games 2025 di Uphachalasai National Stadium, Pathum Wan, Bangkok, Thailand, Kamis (11/12/2025). Diva Renatta Jayadi meraih medali emas dengan tinggi lompatan 4,35 meter, medali perak diraih atlet Thailand Chonthicha Khabut dengan tinggi lompatan 4,05 meter, sedangkan medali perunggu diraih atlet Indonesia Maria Andriani Melabessy dengan tinggi lompatan 3,9 meter dan atlet Thailand Chayanisa Chomchuendee dengan tinggi lompatan 3,9 meter.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perjuangan kontingen Merah Putih di SEA Games 2025 Thailand berakhir dengan catatan impresif. Indonesia berhasil mengemas 91 medali emas, melampaui target awal 80 emas sekaligus menciptakan tonggak baru dalam sejarah keikutsertaan di ajang olahraga Asia Tenggara.
Koleksi 91 emas ini tercatat sebagai raihan emas terbanyak ketiga yang pernah dibawa pulang Indonesia saat tampil sebagai tim tamu, sejak pertama kali mengikuti SEA Games pada 1977. Catatan terbaik masih diraih pada SEA Games Kuala Lumpur 1989 dengan 102 emas, disusul SEA Games Manila 1991 dengan 92 emas.
Namun, pencapaian di Thailand kali ini memiliki makna tersendiri. Raihan 91 emas menjadi yang tertinggi dalam 32 tahun terakhir ketika Indonesia bertanding di luar negeri. Jumlah tersebut melampaui hasil SEA Games Singapura 1993 yang menghasilkan 88 medali emas dan selama ini menjadi patokan tertinggi di era tandang.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari pengamat olahraga Gatot S. Dewa Broto. Ia menilai Indonesia akhirnya berhasil keluar dari bayang-bayang catatan kurang menggembirakan saat tampil sebagai peserta tamu SEA Games.
“Jika selama ini kita hanya bisa bermimpi kapan kembali ke masa kejayaan di Asia Tenggara, inilah saatnya. Kita sudah berhasil lepas dari mimpi buruk selama 32 tahun terakhir saat menjadi peserta tamu SEA Games,” ujar Gatot.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat untuk kembali berbicara di level regional. Ia menekankan pentingnya menjadikan hasil SEA Games 2025 sebagai pijakan menuju tantangan yang lebih besar.
“Rekor ini tidak boleh berhenti di sini. Pulang dari Thailand harus ada evaluasi menyeluruh untuk memetakan cabang-cabang unggulan dan menyusun persiapan efektif, karena waktu menuju Asian Games sangat terbatas,” kata dia.

1 month ago
34














































