Industri Udang Modern Kebumen Jadi Model Kemandirian Pangan

1 week ago 31

Menakar arah baru kemandirian pangan dan sektor perikanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Di atas lahan seluas 100 hektare di Desa Tegalretno, Kebumen, Jawa Tengah, proyek Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen menjadi model industrialisasi perikanan nasional yang diresmikan pada Maret 2023. Kawasan ini dirancang untuk mengatasi kegagalan panen yang kerap dialami petambak tradisional dengan teknologi modern.

Proyek ini mengubah 65 hektare lahan menjadi jaringan infrastruktur hidrologi canggih, termasuk pengelolaan air melalui satu unit intake air laut dan 17 unit instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sistem ini memastikan air yang dilepas ke laut bersih dari amonia, menjaga ekosistem pesisir selatan Jawa.

Fasilitas pendukung seperti laboratorium penyakit dan gudang logistik dibangun berdekatan untuk efisiensi operasional. Hasilnya, produktivitas panen udang vannamei mencapai 40 ton per hektare di siklus kedelapan, disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Total produksi dari 139 kolam mencapai 1,15 kiloton, berkontribusi Rp83,34 miliar ke PNBP. Dengan harga pasar stabil Rp70.000 per kilogram, nilai ekonomi mencapai Rp67,2 miliar per siklus, dengan potensi tahunan Rp134,4 miliar.

Proyek ini menyerap 145 pekerja tetap dan 500 tenaga harian lepas dari warga lokal, menunjukkan dampak positif pada ekonomi mikro daerah. Keberhasilan ini memicu pemerintah untuk menunda proyek gedung perkantoran baru, mengalihkan fokus ke proyek produktif sektor pangan.

Ekspansi Model Kebumen

Model tambak modern Kebumen akan diduplikasi di Waingapu, NTT, dengan proyek 2.000 hektare bernilai Rp7,2 triliun, dan di Gorontalo serta pantura Jawa Barat. Strategi ini adalah bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan domestik.

Pemerintah, di bawah Presiden Prabowo, menargetkan swasembada protein hewani setelah mencapai swasembada beras dan jagung. Industri perikanan seperti di Kebumen penting untuk menjaga pasokan protein dan ekonomi nasional.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |