Inflasi AS Tertinggi dalam 3 Tahun, Trump: Saya Suka Inflasi, Begini Kata Analis

4 hours ago 11

presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Sabtu (18/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- "Saya menyukai inflasi." Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump itu muncul ketika inflasi Negeri Paman Sam justru melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir, sebagaimana diberitakan sejumlah media Barat.

Harga bensin melambung, biaya belanja dapur naik, dan jutaan keluarga Amerika mulai merasakan tekanan yang semakin berat. Seberapa besar dampaknya?

Data terbaru Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan inflasi tahunan AS mencapai 4,2 persen pada Mei, sementara secara bulanan naik 0,5 persen. Kenaikan ini didorong terutama oleh lonjakan harga energi yang menyumbang lebih dari 60 persen kenaikan Indeks Harga Konsumen.

Sumber tekanannya datang dari satu titik yang sama: Timur Tengah. Ketika AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran dan konflik terus memanas, harga minyak dunia ikut melonjak.

Minyak mentah Brent bahkan menembus sekitar 95,40 dolar AS per barel setelah pasar khawatir pasokan energi global terganggu. Lalu siapa yang pertama kali merasakan dampaknya?

Jawabannya ada di pompa bensin. Harga bensin di Amerika melonjak 40,5 persen dibandingkan tahun lalu. Pengisian bahan bakar yang sebelumnya menghabiskan 40 hingga 50 dolar AS kini bisa mencapai 60 hingga 70 dolar AS.

Sejak Februari, perang telah menambah sekitar 59 miliar dolar AS tagihan bahan bakar warga Amerika, atau setara sekitar 750 dolar AS per rumah tangga.

Namun tekanan terbesar justru dirasakan warga pedesaan. Menurut Center for American Progress, rumah tangga pedesaan kini harus mengeluarkan tambahan sekitar 26 dolar AS setiap pekan hanya untuk membeli bensin.

Para ekonom memperingatkan angka itu bisa terus membengkak apabila gangguan di Selat Hormuz berlanjut. Apa yang terjadi jika itu benar-benar terjadi?

Dampaknya tidak berhenti di jalan raya. Di rak-rak supermarket, harga kopi naik 17,5 persen dibandingkan tahun lalu. Harga tomat melonjak 32 persen. Selada naik hampir 25 persen. Daging sapi bertambah 16 persen, sementara harga sosis naik 11 persen.

Read Entire Article
Politics | | | |