Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri (tengah), Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono (kanan) dan , Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (kiri) saat menyampaikan kterangan pers terkait perkembangan penanganan kasus penyiraman cairan berbahaya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026). Dalam keterangan pers, Polda Metro Jaya menyampaikan fakta hasil penyelidikan berdasarkan analisis dari 86 titik kamera CCTV yakni terduga pelaku terindikasi sebanyak 4 orang dengan 2 sepeda motor, mengumpulkan barang bukti di TKP, keterangan sejumlah saksi serta mengklarifikasi foto terduga wajah pelaku yang viral di media sosial merupakan hasil rekayasa AI. Selain itu, Polri telah membentuk tim gabungan pengungkapan perkara kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.
“Kenaikan pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri ini menurut saya sangat ideal karena didukung oleh rekam jejak, kemampuan, dan integritas yang telah teruji di berbagai penugasan strategis sebelumnya,” kata Serian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Menurut Serian, perubahan status kepangkatan tersebut menjadi jawaban atas dinamika Jakarta sebagai pusat ekonomi dan politik nasional yang membutuhkan stabilitas keamanan tinggi.
Ia menilai kemampuan Asep dalam memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal penting dalam memimpin Polda Metro Jaya.
“Sebagai perwira yang dikenal memiliki kapabilitas mumpuni dalam bidang operasional dan reserse, saya yakin beliau mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap permasalahan urban yang multidimensi, mulai dari kejahatan siber hingga penegakan hukum yang humanis namun tegas,” ucap Serian.
Serian yang juga Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) itu turut menyoroti kenaikan pangkat tersebut dapat memperkuat kewibawaan komando dalam koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah daerah maupun lembaga terkait, khususnya dalam pengelolaan wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).
“Validasi organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas deteksi dini dan pelayanan kepolisian di wilayah megapolitan, sehingga masyarakat Jakarta dapat merasakan dampak langsung dari kepemimpinan yang berintegritas dan profesional,” ujar Serian.
Kabar kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya terkonfirmasi melalui unggahan akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, Rabu (13/5) malam, yang menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian pangkat bintang tiga bagi Komjen Pol Asep Edi Suheri.
Asep Edi Suheri mulai menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak Agustus 2025. Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025 untuk menggantikan Irjen Pol. Karyoto. Sedangkan serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan pada 19 Agustus 2025 di Mabes Polri.
sumber : Antara

9 hours ago
12

















































