KDM akan Jemput Langsung 13 Warga Jabar Korban Perdagangan Orang di NTT

3 hours ago 5

Salah satu tempat karaoke di Kretek, Kabupaten Bantul, DIY diduga melakukan tindak pidana penjualan orang (TPPO). Tempat karaoke tersebut diketahui mempekerjakan anak di bawah umur.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akan menjemput langsung warga Jabar yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Para korban nantinya akan langsung dipulangkan ke tempat asal masing-masing.

Ketua Tim Hukum Jawa Barat Istimewa, Jutek Bongso mengatakan, kasus itu langsung mendapat perhatian dari gubernur. Pihaknya pun turut mengawal kasus tersebut setelah sebelumnya viral di media sosial.

"Kami sampaikan, ada 13 warga Jabar yang jadi korban dalam kasus ini. Kami ditugaskan dan berkoordinasi hingga membentuk tim untuk penyelesaiannya," ujar Jutek, Rabu (18/2/2026).

Dalam proses penyelesaian kasus tersebut, Jutek menduga ada beberapa warga Jabar lainnya yang turut menjadi korban TPPO di daerah tersebut. Namun, hal itu saat ini masih dilakukan penelusuran lebih mendalam.

"Kami menduga ada warga Jabar lain dan kami berharap dalam waktu dekat para korban bisa langsung dipulangkan ke daerah masing-masing," jelasnya.

Jutek menyampaikan, Gubernur Dedi Mulyadi memberikan atensi penuh dalam kasus TPPO di NTT ini. Bahkan, para korban nantinya akan langsung dijemput oleh gubernur bersama pihak-pihak terkait lainnya.

"Dedi Mulyadi akan jemput langsung ke NTT kami sudah berkoordinasi dengan lintas dinas dan teman Polda Jabar, Mabes Polri, dan juga Polda NTT dan Polres Sikka," ucapnya.

Kabar bahwa gubernur yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) akan menjemput langsung para korban juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti. Namun, untuk waktu penjemputan masih belum diketahui secara pasti.

"Pak Gubernur mau jemput, ini menyangkut hak korban dan kepentingan terbaik untuk anak. Penanganan saat ini berjalan lancar proses hukum juga berjalan dengan baik," kata dia.

Read Entire Article
Politics | | | |