Kemenkum Babel monitor Posbankum Desa Jeruk - Batu Belubang.
REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG, – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum) Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemantauan terhadap Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan paralegal di Desa Jeruk dan Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah. Langkah ini diambil untuk memastikan layanan bantuan hukum bisa diakses oleh masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
"Kegiatan ini memastikan bantuan hukum di desa berjalan optimal dan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum," kata Kepala Kanwil Kemenkum Babel Johan Manurung di Pangkalpinang, Senin.
Keberadaan posbankum dan paralegal di tingkat desa sangat penting dalam membantu masyarakat memperoleh akses terhadap layanan bantuan hukum. Setiap kegiatan bantuan hukum yang dilakukan oleh paralegal perlu dilaporkan melalui sistem Posbankum pada website Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) agar seluruh kegiatan dapat terpantau dan terdokumentasi dengan baik.
Peran Paralegal dan Pembinaan Berkelanjutan
Rahmat Feri Pontoh, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Babel, menyatakan bahwa dokumentasi kegiatan yang dilakukan oleh paralegal sangat penting sebagai data dukung dalam pelaporan kegiatan. "Kami mendorong agar para paralegal terus meningkatkan kapasitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pendampingan kepada masyarakat di tingkat desa," ujarnya.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa Desa Jeruk memiliki 17 paralegal aktif, sementara di Desa Batu Belubang, beberapa paralegal masih memerlukan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh sertifikasi Certified Paralegal Legal Assistant (CPLA).
Pembinaan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat pemahaman dasar-dasar hukum dan teknik pendampingan, terutama karena latar belakang pendidikan paralegal yang beragam. Pelatihan paralegal seringkali menghadapi kendala jaringan internet, sehingga diharapkan dapat dilaksanakan secara tatap muka agar lebih optimal.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
7
















































