Kios Sandal Terbakar, Korban Rugi Rp1 Miliar

2 hours ago 4

Kios Sandal di Kampung Sarapan RT 04/08, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, KBB, Jawa Barat Terbakar, Senin (19/1/2026) pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Sebuah kios sandal di Kampung Sarapan RT 04/08, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat terbakar, Senin (19/1/2026) pagi. Semua sandal yang siap dipasarkan serta bangunannya ludes dilalap si jago merah.

Berdasarkan info yang diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Api pertama kali diketahui warga yang melintas di sekitar lokasi yang melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atap kios.

"Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun karena api cepat membesar, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Aminah Anshoriah saat dikonfirmasi.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Sektor Cililin langsung dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 06.20 WIB. Proses pemadaman dimulai pukul 06.30 WIB dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.00 WIB. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan adanya korsleting listrik.

"Api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam bangunan. Area yang terbakar mencapai sekitar 378 meter persegi dari total luas bangunan 756 meter persegi," ucap dia.

Kios sandal tersebut diketahui milik M. Dahlan dengan jumlah penghuni empat orang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut karena pemilik kios dan warga sekitar berhasil menyelamatkan diri.

Namun akibat kebakaran itu pemilik diperkirakan mengalami kerugiaan Rp1 miliar, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp500 juta. Dalam proses pemadaman, petugas Damkar KBB dibantu oleh tiga unit dari Mako Ngamprah, satu unit pemadam dari Kabupaten Bandung Pos TKI, serta partisipasi warga setempat.

"Petugas langsung menyerang titik api utama yang berada di lantai dua bangunan kios, sehingga api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya," kata Siti.

Read Entire Article
Politics | | | |