Kolaborasi Kemendes dan Masjid Nusantara: Memperkuat Desa Lewat Spiritualitas dan Edukasi

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di ujung timur dan barat Nusantara, upaya membangun kehidupan yang lebih berkualitas terus bergulir, dari masjid yang menjadi pusaka spiritual, hingga sekolah yang menjadi ladang ilmu.

Di Bengkulu, semangat Ramadhan tahun 1447 Hijriah tak hanya dirayakan dengan ibadah, tetapi juga dengan gerakan nyata: Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu mengirim 26 dai ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Mereka adalah utusan kebaikan, penyampai nilai‑nilai keagamaan yang diharapkan mampu memperkuat syiar Islam di wilayah‑wilayah yang sering kali terabaikan.

Saefudin Latief, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, menegaskan bahwa pengiriman dai ini adalah bagian dari pembinaan umat dan upaya menjaga persatuan. "Nanti akan ada dai‑dai terbaik yang kita kirim ke daerah 3T. Insyaallah mereka akan menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai keagamaan selama bulan Ramadan," katanya dengan keyakinan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan persatuan, terutama dalam menyikapi penetapan awal Ramadhan. "Kemenag akan menetapkan awal 1 Ramadhan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Jika nantinya terdapat perbedaan, kita harus tetap satu dan menjaga persatuan umat," tegasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bengkulu tak hanya fokus pada spiritualitas, tetapi juga pada pembentukan karakter melalui program Retret Merah Putih. Program ini, yang telah memasuki angkatan ke‑9, tak sekedar retret biasa.

Ia adalah upaya mendalam untuk membekali ASN dan PPPK dengan penguatan spiritual, melalui kegiatan berbasis rumah ibadah yang bertujuan memperbaiki iman, agar lebih dekat dan bertakwa. Herwan Antoni, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, menekankan bahwa retret ini memiliki dampak nyata: "Retret Merah Putih ini bagaimana kita membekali ASN dan PPPK dengan penguatan spiritual… Peningkatan iman berbanding lurus dengan tumbuhnya kedisiplinan dan karakter positif pegawai."

Untuk ASN Muslim, fokusnya adalah penguatan keimanan melalui pembiasaan ibadah,  shalat tepat waktu, shalat berjamaah di masjid, dan amalan keagamaan lainnya. Sedangkan untuk mereka yang beragama lain, retret akan dilaksanakan di rumah ibadah masing‑masing pada edisi selanjutnya.

Sementara itu, di wilayah 3T, upaya memperkuat fondasi masa depan tak lepas dari dunia pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat implementasi program prioritas pendidikan melalui Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026.

Di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, tantangan infrastruktur dan sumber daya manusia tak membuat semangat belajar padam. Venantius Minggu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan pembelajaran mendalam, koding, dan AI, meski dihadapkan pada keterbatasan akses internet dan sarana prasarana.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |