Komentari Sukatani, Felix Siauw: Tentara Laut Memang Suka Gitu, Bayar Bayar Bayar!

1 month ago 14

Personel band Sukatani. Para musisi menyampaikan dukungannya kepada band Sukatani yang memutuskan untuk menarik lagunya berjudul Bayar Bayar Bayar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pendakwah yang dikenal luas di kalangan anak muda, Felix Siauw ikut memberi komentar terkait video permintaan maaf Sukatani perihal lagu Bayar Bayar Bayar yang viral belakangan ini. Felix Siauw memberi komentar singkat di akun Instagram Sukatani dengan postingan: 

“Tentara Laut 海軍 memang suka gitu, bayar bayar bayar!”

Belum diketahui tentang apa maksud Felix Siauw soal postingannya di akun Sukatani dan siapa tentara laut tersebut. Republika mencoba untuk menghubungi Felix Siauw untuk meminta penjelasan mengenai postingan tersebut melalui akun Instagramnya, tetapi belum mendapat jawaban. 

Selain Felix Siauw, banyak pesohor yang memberi dukungannnya kepada Sukatani di media sosial. Nama-nama beken seperti Voice of Baceprot, Stevi Item, Panji Sakti, Randi Danishta, Tere Liye hingga Habib Husein Jafar Al Hadar mengungkapkan komentar bernada dukungan kepada band yang diawaki oleh pasangan Muhammad Syifa Al Lutfi alias Alectroguy dan Novi Citra Indriyati atau Ovi Twister tersebut.

Pada Kamis (20/2/2025) lalu, band Sukatani merilis video permohonan maaf terbuka kepada Polri. Keduanya meminta maaf terkait lagu ciptaan mereka berjudul Bayar Bayar Bayar. Lirik lagu tersebut memuat kritik bernuansa satire terhadap polisi. 

Video permohonan maaf Sukatani kemudian viral. Publik menuding kepolisian telah mengintimidasi Ovi dan Al sehingga mereka membuat video permohonan maaf kepada Polri. Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengakui bahwa tim Ditressiber sempat menemui Ovi dan Al. 

Artanto mengatakan, pertemuan itu berlangsung di Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. "Mereka (Sukatani) kan sedang konser di Bali, penyidik yang dari (Polda) Jawa Tengah itu mau ketemu, mau jumpa. Ya akhirnya sepakat jumpa di Ketapang, Banyuwangi," ucapnya ketika dihubungi Republika, Sabtu (22/2/2025). 

Read Entire Article
Politics | | | |