Wakil Ketua DPRD Jawa Barat dari Daerah Pemilihan XII, Ono Surono.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sahali pengacara politisi PDIP Jawa Barat yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono mengungkapkan kliennya menghormati proses hukum yang ada dan sedang berlangsung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Namun begitu, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penggeledahan rumah kliennya.
"Kami menghormati proses hukum yang ada dan saat ini sedang berlangsung di KPK. Terhadap proses penggeledahan ini, kami mencatat adanya kejanggalan karena penyidik meminta agar CCTV di rumah Kang Ono dimatikan saat proses penggeledahan. Ini membuat kami bertanya-tanya mengapa harus sampai mematikan CCTV? apa dasar hukumnya?" ucap dia melalui keterangan resmi yang diterima, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, ia mengatakan pihaknya menyoroti penyidik tidak membawa surat izin penggeledahan dari ketua pengadilan negeri. Hal itu mengacu kepada pasal 114 ayat 1 KUHAP. Sahali mengatakan penggeledahan di rumah kliennya oleh KPK untuk mencari alat bukti.
"Akan tetapi karena klien kami tidak terlibat, maka tidak ada bukti yang ditemukan," ungkap dia.
Ia menyebut penyidik KPK telah menyita laptop dan uang keluarga berupa uang tabungan arisan yang disita dari istri Ono Surono. Ia menyebut menghormati proses hukum dan meminta semua pihak menghormati asas praduga tak bersalah.
"Kedua barang tersebut menurut kami tidak ada hubungannya dengan perkara. Terhadap penyitaan ini, kami sudah menyampaikan keberatan dan sudah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan," kata dia.
Ia menambahkan kliennya saat penggeledahan terjadi sedang konsolidasi organisasi di Tasikmalaya dan Garut.
Sebelumnya, KPK menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono di Jalan Jati Indah V, Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Rabu (1/4/2026). Penggeledahan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Suasana kediaman Ono tampak sepi dan tidak terlihat pemilik rumah, Rabu (1/4/2026) malam. Hanya terparkir jip hardtop bercat putih terparkir dan motor Vario di rumah tersebut.
Ketua RT 10 RW 11 Kelurahan Gumuruh Agus membenarkan telah terjadi penggeledahan oleh KPK di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. Ia pun mengaku mendampingi proses penggeledahan.
"Betul rumah Ono," kata dia, Rabu (1/4/2026).

3 hours ago
5
















































