Kreativitas Kelompok Mahasiswa di Bandung, NIMU Hand Cream Jadi Fashion Statement Anak Muda

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Di tengah tren self-care yang semakin dekat dengan gaya hidup anak muda, sebuah inovasi unik hadir dari mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB. Melalui proyek mata kuliah Integrated Business Experience (IBE), lahirlah NIMU, brand local perfumed hand cream yang tidak hanya menawarkan kelembapan untuk tangan, tetapi juga menghadirkan konsep baru: hand cream sebagai aksesori harian yang fashionable.

Berbeda dari kebanyakan produk perawatan tangan yang biasanya “tersembunyi” di dasar tas, NIMU justru dirancang untuk dipamerkan. Dengan desain estetik serta tambahan detachable charm yang menggemaskan, produk ini dapat digantung langsung di tote bag, tas kuliah, maupun ransel. Konsep tersebut membuat NIMU terasa lebih personal dan dekat dengan gaya hidup generasi muda yang gemar mengekspresikan diri lewat detail kecil dalam penampilan mereka.

Namun daya tarik NIMU tidak berhenti pada tampilannya saja. Produk ini juga menawarkan formulasi yang dirancang untuk menjaga kesehatan kulit tangan. Lima hero ingredients menjadi kekuatan utama NIMU, mulai dari Shea Butter untuk hidrasi intensif, Allantoin yang membantu menjaga skin barrier, hingga Pomegranate Extract yang kaya antioksidan. Dipadukan dengan Olive Oil dan O-Cymen-5-Ol, hand cream ini tidak hanya melembapkan, tetapi juga membantu menjaga tangan tetap sehat dan nyaman digunakan sepanjang hari.

NIMU hadir dalam dua varian aroma yang dirancang memberikan pengalaman sensorik berbeda. Daydream menawarkan sensasi mint yang segar dengan efek menenangkan, cocok digunakan di tengah aktivitas padat atau cuaca panas. Sementara itu, Blush hadir dengan aroma peach yang manis dan lembut, menciptakan kesan hangat sekaligus feminin bagi penggunanya.

Teksturnya ringan dan cepat meresap menjadi nilai tambah tersendiri. Pengguna tidak perlu khawatir dengan rasa lengket saat beraktivitas, baik ketika bekerja di depan laptop seharian maupun saat harus sering menggunakan hand sanitizer dan mencuci tangan.

Lebih dari sekadar produk kecantikan, NIMU mencoba menjawab keresahan sederhana yang sering dialami banyak orang: rasa kurang percaya diri akibat tangan kering dan kasar. Lewat kombinasi kelembapan maksimal dan aroma tahan lama layaknya parfum premium, NIMU ingin menghadirkan pengalaman self-care yang praktis sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam aktivitas sehari-hari.

Menariknya, brand ini lahir sepenuhnya dari kreativitas mahasiswa. Dengan tim beranggotakan 16 orang, proses pengembangan NIMU dilakukan mulai dari riset pasar, formulasi produk, hingga strategi pemasaran profesional. Hasilnya pun cukup mencuri perhatian. Dalam waktu tiga bulan sejak peluncuran, NIMU berhasil menjual lebih dari 700 produk, sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa karya mahasiswa lokal mampu bersaing di pasar gaya hidup modern.

Antusiasme terhadap NIMU juga akan hadir langsung dalam beberapa event mendatang, seperti Trinkieland di Urban Forest Cipete, Jakarta pada 23–24 Mei 2026, serta Ganesha Business Festival dan Sumarecon Mall Bandung pada 30 Mei 2026.

Kehadiran NIMU menjadi bukti bahwa produk perawatan diri kini tidak lagi sekadar soal fungsi, tetapi juga bagian dari identitas dan gaya hidup. Di tangan generasi muda kreatif, hand cream bisa berubah menjadi statement piece yang praktis, estetik, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Read Entire Article
Politics | | | |