Kurangi Risiko Banjir, Sudin SDA Jaksel Lakukan Pengerukan Sedimen Kali Cideng

1 hour ago 2

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi. Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alat berat beroperasi untuk pengerukan sedimen lumpur di Kali Cideng, Kuningan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Pengerukan sedimen lumpur tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya banjir akibat luapan kali saat curah hujan tinggi.

Sudin SDA Jakarta Selatan menilai, pengerukan tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga dapat mempercepat surutnya banjir di wilayah terdampak hingga 3 jam.

sumber : Republika

Read Entire Article
Politics | | | |