REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Faunaland Indonesia buka suara terkait keikutsertaan dalam lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang saat ini tengah berlangsung. Mereka menegaskan siapa pun yang memenangkan lelang harus memiliki passion dan kecintaan terhadap satwa di Bandung Zoo.
CEO Faunaland Indonesia Danny Gunalen mengatakan, pengelola kebun binatang harus menempatkan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama. “Siapa pun nanti yang dipercaya mengelola Kebun Binatang Bandung, menurut saya yang paling penting harus memiliki passion dan kecintaan terhadap satwa,” kata Danny di sela Faunaland Media Experience di Faunaland Buperta Cibubur yang akan dibuka Juni 2026, Selasa (12/5/2026).
Setelah memiliki passion terhadap satwa, menurut dia, pengelolaan juga harus dilakukan secara modern. Pengelola Bandung Zoo perlu menyeimbangkan aspek kesejahteraan dan kesehatan satwa, fungsi edukasi, serta keberlanjutan komersial.
Danny menilai pengunjung kebun binatang saat ini tidak lagi sekadar ingin melihat satwa, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan satwa yang dipamerkan.
“Masyarakat saat ini tidak hanya ingin melihat satwa, tetapi juga ingin tahu bagaimana satwa dirawat dan bagaimana lembaga konservasi dijalankan secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia mengatakan, meningkatnya kepedulian pengunjung menjadi perkembangan positif bagi pengelolaan lembaga konservasi. Fungsi kebun binatang, kata dia, tidak hanya menghadirkan koleksi satwa, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian melalui program pengembangbiakan dan pelepasliaran.
“Pengelolaan kebun binatang yang baik adalah ketika lembaga konservasi mampu mengembangbiakkan satwa dan apabila memungkinkan dapat melakukan pelepasliaran kembali ke habitat alaminya,” kata Danny.
Dalam kegiatan tersebut, media diajak melihat langsung konsep urban conservation yang dikembangkan Faunaland melalui integrasi konservasi, edukasi, dan family engagement. Faunaland aktif menjalankan berbagai program konservasi, termasuk pelepasliaran kura leher ular Rote dan kucing emas bersama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
Faunaland juga mengembangkan pendekatan konservasi yang menggabungkan pengalaman edukasi, interaksi satwa, dan pengalaman keluarga melalui konsep Children Safari Experience.
Sementara itu, Wali Kota Bandung M Farhan memastikan pengelola baru Kebun Binatang Bandung akan ditetapkan pada 29 Mei mendatang. Namun, apabila tidak terdapat peminat, pengelolaan akan diambil alih pemerintah pusat.
“Insya Allah 29 Mei kita sudah akan mendapatkan pengelola baru. Apabila kita gagal, maka semua akan diambil alih oleh pemerintah pusat,” kata Farhan.

5 hours ago
18
















































