Lulusan Informatika Diburu Industri Digital, Ini Profil Kompetensi yang Dicari

11 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Di tengah pesatnya transformasi digital, kebutuhan akan talenta di bidang teknologi informasi terus meningkat. Lulusan Program Studi Informatika kini menjadi salah satu profil sarjana yang paling dicari oleh industri, mulai dari perusahaan teknologi, perbankan, hingga startup digital.

Perkembangan teknologi seperti kecerdasan artifisial, big data, komputasi awan, hingga keamanan siber membuat perusahaan membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengembangkan solusi teknologi yang inovatif dan aplikatif. Profil lulusan Informatika saat ini dituntut memiliki kombinasi kemampuan teknis, analitis, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat.

Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan Program Studi Informatika jenjang Sarjana (S1) yang telah terakreditasi Unggul, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas pendidikan, kurikulum, serta sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.

Program Studi Informatika UNM dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki penguasaan kuat terhadap konsep teoritis informatika sekaligus keterampilan praktis dalam pengembangan teknologi. Mahasiswa dibekali berbagai kompetensi seperti pemrograman, pengembangan perangkat lunak, pengolahan dan analisis data, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor bisnis.

Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga dilatih memiliki kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta pemecahan masalah yang sistematis sehingga mampu berkolaborasi dalam proyek teknologi berskala besar.

Ketua Program Studi Informatika UNM, Arfhan Prasetyo, menjelaskan bahwa profil lulusan Informatika saat ini harus mampu menjadi inovator teknologi yang siap menghadapi kebutuhan industri digital.

“Lulusan Informatika tidak hanya dituntut mampu memahami teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi inovatif yang berdampak bagi dunia bisnis dan masyarakat. Di UNM, kami memastikan mahasiswa mendapatkan pembelajaran yang seimbang antara teori, praktik, serta pengembangan keterampilan analitis,” ujarnya dalam keterangan rilis, pada Jumat (20/3/2026).

Ia menambahkan dengan status akreditasi Unggul, Program Studi Informatika UNM terus berkomitmen menjaga kualitas pendidikan serta memperkuat kolaborasi dengan dunia industri.

“Akreditasi Unggul menjadi bukti bahwa Prodi Informatika UNM memiliki standar pendidikan yang tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri. Kami ingin mencetak lulusan yang siap berkarier sebagai software developer, data analyst, AI engineer, maupun profesi teknologi lainnya yang sangat dibutuhkan saat ini,” kata dia.

Dengan kurikulum yang adaptif, dukungan fasilitas laboratorium, serta penguatan kompetensi teknologi masa depan, Program Studi Informatika UNM terus berupaya melahirkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap berkontribusi dalam mendorong transformasi digital di Indonesia.

Read Entire Article
Politics | | | |