Mengenal Kecanggihan Rudal Iran yang Mampu Menjangkau Semua Pangkalan AS dan Wilayah Israel

11 hours ago 8

Asap hitam tebal mengepul ke udara di atas pelabuhan Jebel Ali setelah terkena puing-puing dari rudal Iran yang dicegat, di Dubai, Uni Emirat Arab, Ahad (1/3/2026). Iran melancarkan serangan udara balasan di wilayah tersebut menyusul operasi militer gabungan Israel-AS sebelumnya yang menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN — Gugurnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) telah mengubah doktrin militer Iran dari sekadar pencegahan menjadi perlawanan demi eksistensi Republik Islam. Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa membalas dendam atas kematian Khamenei adalah "tugas dan hak yang sah" bagi Teheran.

Berbeda dengan perang singkat pada Juni 2025, Teheran kini memandang konfrontasi dengan AS-Israel sebagai pertempuran hidup-mati. Tanpa kekuatan angkatan udara yang modern, Iran mengandalkan arsenal rudal terbesar di Timur Tengah sebagai tulang punggung serangannya. Berikut rincian kekuatan rudal Iran yang dikutip Republika dari Al Jazeera.

Palu gada rudal balistik

Analis pertahanan menyebut rudal Iran dirancang untuk menjangkau target strategis tanpa membutuhkan pesawat tempur. Rudal balistik Iran memiliki daya jangkau antara 2.000 km hingga 2.500 km. Daya jelajah rudal tersebut mampu menghantam seluruh wilayah Israel dan pangkalan AS di Teluk, namun tidak cukup untuk mencapai daratan Amerika Serikat.

  • Rudal Jarak Pendek (150-800 km): Varian Fateh (Zolfaghar, Qiam-1) digunakan untuk serangan cepat terhadap pangkalan militer terdekat seperti Ain al-Assad di Irak. Kemampuannya diluncurkan dalam jumlah besar (volleys) mempersempit waktu peringatan bagi sistem pertahanan lawan.
  • Rudal Jarak Menengah (1.500-2.000 km): Meliputi Shahab-3, Sejjil, dan Kheibar Shekan. Sejjil menjadi ancaman serius karena menggunakan bahan bakar padat, yang memungkinkan kesiapan peluncuran jauh lebih cepat dibandingkan rudal berbahan bakar cair.

Ratusan rudal balistik Iran menyerang Tel Aviv, Israel, pada Selasa (1/10/2024) malam waktu setempat. Aljazirah melaporkan, rincian pasti seputar operasi Iran tersebut masih belum jelas.

Read Entire Article
Politics | | | |