Menkeu AS Soroti Peran Trader China dalam Gejolak Harga Emas

2 hours ago 6

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menyebut, para trader China sebagai alasan di balik fluktuasi liar pasar emas pekan lalu. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menyebut, para trader China sebagai alasan di balik fluktuasi liar pasar emas pekan lalu.

“Masalah pergerakan emas, situasi di China sedikit tidak terkendali,” kata Bessent di Fox News. “Mereka harus memperketat persyaratan margin. Jadi, menurut saya, persoalan emas ini tampak seperti ledakan spekulatif klasik.”

Bessent menjawab pertanyaan tentang reli logam mulia yang memecahkan rekor dipicu oleh pembelian spekulatif, gejolak geopolitik, dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve yang tiba-tiba berbalik arah pekan lalu.

Gejolak tersebut membantu mengangkat dolar AS ke kenaikan mingguan pertamanya sejak awal Januari, sementara Dow Jones Industrial Average menembus angka 50.000 untuk pertama kalinya. Ini mencerminkan optimisme investor terhadap ekonomi AS dan pendapatan perusahaan.

Dengan pemilihan paruh waktu yang akan datang pada November, Bessent menyebut rekor Dow Jones sebagai bukti ekonomi AS sedang menuju siklus kenaikan yang akan menguntungkan warga Amerika. Mengenai kebijakan Federal Reserve, Bessent mengatakan ia memperkirakan bank sentral akan bergerak hati-hati dalam setiap upaya untuk memangkas neraca keuangannya.

“Saya tidak mengharapkan mereka melakukan apa pun dengan cepat,” katanya dilansir laman Yahoo News. “Mereka telah beralih ke kebijakan rezim yang memadai, dan itu memang membutuhkan neraca keuangan yang lebih besar. Jadi, saya pikir mereka mungkin akan menunggu, setidaknya satu tahun, untuk memutuskan apa yang ingin mereka lakukan.”

Kevin Warsh sebagai yang menjadi ketua Federal Reserve berikutnya, disebut akan sangat independen. "Tetapi tetap memperhatikan The Fed bertanggung jawab kepada rakyat Amerika,” kata Bessent.

Selama sidang Senat pada Kamis, Bessent mengatakan kepada para anggota parlemen terserah Trump apakah akan menggugat Warsh jika ia gagal menurunkan suku bunga seperti yang diinginkan Trump. Didesak oleh Senator Elizabeth Warren, Bessent mengatakan pernyataan itu berasal dari lelucon yang dibuat Trump, sambil membela kualifikasi Warsh dan menyoroti harapan Trump agar calon pimpinan The Fed selaras dengan pandangannya tentang suku bunga.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |