REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa turnamen Piala Dunia 2026 memiliki kekuatan besar untuk menyatukan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini disampaikannya saat membuka acara nonton bareng (nobar) bertajuk "Semarak Bola Gembira" yang digelar TVRI di Senayan, Jakarta, Kamis malam.
Zulhas optimistis gelaran akbar sepak bola ini mampu mempererat kebersamaan tanpa memandang latar belakang. "Bola ini akan menyatukan kita. Mudah-mudahan kalau bola, biasanya kita tidak lihat latar belakang, kita bersatu," ujarnya kepada awak media.
Ia berharap turnamen yang berlangsung selama satu bulan penuh ini dapat menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. Menurutnya, euforia Piala Dunia secara alami akan meningkatkan intensitas interaksi sosial yang positif. "Mudah-mudahan ini selama satu bulan ini mempererat kebersamaan kita. Kalau Piala Dunia, enggak usah disuruh, tambah hari tambah banyak yang nonton. Insyaallah sebulan akan jauh lebih aman," tambahnya.
Dampak Ekonomi bagi UMKM
Selain sebagai sarana pemersatu bangsa, Zulhas menyoroti dampak positif turnamen ini terhadap sektor ekonomi kerakyatan. Euforia masyarakat yang tinggi dalam menggelar atau menghadiri acara nonton bareng dinilai akan menciptakan perputaran uang yang masif di tingkat bawah.
"Ini (Piala Dunia) akan memberikan dampak ekonomi terutama UMKM yang luar biasa," kata Menko Pangan. Gelaran seperti ini biasanya mendongkrak penjualan makanan, minuman, hingga atribut pendukung tim favorit.
Momentum Kesadaran Hidup Sehat
Di akhir pernyataannya, Zulhas mengingatkan bahwa demam Piala Dunia ini juga harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga. "Ini akan memberikan kesadaran bahwa olahraga itu penting dan sehat, tidak bisa diwakili," katanya.
Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Laga pembukaan antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan baru dimulai Jumat dini hari pukul 02.00 WIB. Piala Dunia kali ini menggunakan format 48 negara dengan total 104 pertandingan di 16 stadion yang tersebar di ketiga negara tersebut.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
9
















































