Orang Utan Alami Kebotakan hingga Gajah Diduga Stres di Bandung Zoo

10 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Organisasi pemerhati lingkungan dan satwa Geopix menemukan sejumlah satwa di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo diduga mengalami malnutrisi, penyakit kulit, hingga stres. Akibatnya, satwa itu seperti orang utan mengalami kebotakan di lengan dan kaki.

"Pada primata termasuk orang utan dan monyet hitam, kebotakan di lengan dan kaki bawah dapat disebabkan oleh adanya penyakit kulit, malnutrisi, atau stres akibat kebosanan atau kebiasaan kompulsif yang memicu perilaku seperti overgrooming," ucap Indira Nurul Qomariah, Senior Biologist dan Wildlife Curator - Center for Orang Utan Protection, melalui keterangan resmi yang diterima, Senin (19/1/2026).

Ia menuturkan, kebotakan yang dialami orang utan dan monyet dapat juga disebabkan oleh penyakit alopecia. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan medis dan observasi perilaku lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebotakan tersebut.

Selain itu, Indira menyoroti kondisi gajah yang diduga menunjukkan gejala stres yang serius. “Gajah menunjukkan perilaku stereotip berupa swaying yaitu gerakan berulang tanpa tujuan yang termasuk indikator stres," ungkap dia.

Ia menduga itu terjadi disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak mendukung kesejahteraan satwa. Antara lain kurangnya pengayaan atau kebutuhan sosial seperti bersosialisasi dengan gajah lainnya.

Sementara itu, Annisa Rahmawati, Senior Wildlife Campaigner Geopix mengatakan pihaknya menyampaikan keprihatinan serius atas pembukaan Bandung Zoo untuk kunjungan publik tanpa melalui proses evaluasi maupun audit pengelolaan yang disampaikan ke publik. Hal itu dibarengi dengan temuan dugaan kondisi satwa liar yang dilindungi termasuk orang utan, gajah,dan monyet hitam yang membutuhkan perhatian dan evaluasi mendesak oleh para pihak terutama mengenai kondisi pemeliharaannya.

"Keselamatan dan kesejahteraan satwa harus menjadi prasyarat kunci sebelum kebun binatang dibuka kembali untuk publik dalam konflik berkepanjangan pengelolaan Bandung Zoo yang berlangsung," kata dia.

Pihaknya mendesak lembaga pengelola Bandung Zoo, Pemerintah Kota Bandung, serta Kementerian Kehutanan untuk tidak tergesa membuka kembali kebun binatang tanpa memastikan kondisi satwa dan standar pengelolaan benar-benar layak.

Bahkan kelayakan tersebut tidak sekadar terpenuhinya kebutuhan pakan yang telah dilakukan oleh Kementerian Kehutanan. Akan tetapi para pihak juga harus memastikan aspek-aspek pengelolaan lainnya telah siap secara utuh seperti kesejahteraan tenaga kerja serta yang lebih penting kesejahteraan satwa-satwanya.

"Temuan lapangan terkait dugaan kondisi stres orang utan, gajah dan monyet hitam, sangat mengkhawatirkan, memprihatinkan dan tidak boleh diabaikan,” kata dia.

Read Entire Article
Politics | | | |