Pasca Lebaran, Bubur Ayam Jadi Incaran Sarapan Warga Sukabumi

19 hours ago 5

Home > Kabar Thursday, 03 Apr 2025, 09:37 WIB

Hampir saya di sepanjang jalan, lapak kios bubur ayam memang padat pembeli.

Salah satu lapak bubur ayam di Kota Sukabumi dipadati warga pada Kamis (3/4/2025).Salah satu lapak bubur ayam di Kota Sukabumi dipadati warga pada Kamis (3/4/2025).

SUKABUMI--Masyarakat Sukabumi berburu sarapan bubur ayam sebagai menu favorit pada momen pasca lebaran Idul Fitri 1446 Hijiriah. Sebab, hampir setiap lapak bubur ayam yang ada di wilayah Kota Sukabumi di serbu pelanggan, bahkan mereka rela antri untuk menikmati sarapan pagi semangkok bubur ayam.

Seperti tergambar di lapak bubur ayam cabang KPU Kota Sukabumi yang terletak di Jalan Pemuda, Kecamatan Citamiang. Sejak pukul 06.00 WIB, antrian panjang pelanggan memadati lokasi tersebut.

" Ini hari kedua saya berjualan pasca lebaran, Alhamdulillah pelanggan setia rela antri untuk sarapan bubur," kata Uden pemilik lapak bubur ayam cabang KPU, Kamis (3/4/2025). Hari itu bubur ayam di lapaknya terjual sebanyak 400 mangkok bubur pada jam 07.30 WIB. Bahkan banyak pelanggan nya yang masih berdatangan untuk sarapan bubur, harus kecewa karena stok bubur habis terjual.

Dia mengarahkan pada pelanggan untuk membeli di lapak KPU yang di kelola oleh istrinya, di Jalan Otista. "Dalam sehari saya buka lapak pagi dan sore dengan total 40 liter beras yang bisa menghasilkan 800 mangkok bubur untuk satu lapak, kalau dua lapak berati di kali dua," ujar Uden.

Ia sendiri berjualan bubur sejak tahun 1992, yang berlokasi di Pasar Pelita, mulai menjadi karyawan ikut bekerja dengan saudara, sampai dia membuka dua lapak bubur sendiri yang di rintis bersama istrinya. Dalam menyajikan bubur ayam, dia dan istrinya tetap konsisten menjaga kualitas citra rasa bubur ayam yang baik.

Sementara itu salah seorang pembeli Ardi warga Depok yang sedang mudik ke rumah mertuanya di Sukabumi, sering membeli bubur ayam di lapak milik Uden. "Kalau ke Sukabumi saya sama istri pasti sarapan bubur ayam di lapak Mang Uden, buburnya enak tidak terlalu kental dan encer, terus banyak pilihan toping pelengkap bubur ayam, ada keroket, usus, ati ampela dan telur ayam," ujarnya.

Beruntung Ardi bersama istri dan anak-anaknya masih kebagian sarapan bubur pagi itu, seandainya telat datang sudah pasti tidak kebagian. " Hampir saya perhatikan di sepanjang jalan, lapak kios bubur ayam memang padat pembeli," jelasnya. Riga Nurul Iman

Image

Read Entire Article
Politics | | | |