Sejumlah kendaraan melintas di dekat tiang monorel yang terhenti pembangunannya di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (29/5/2025). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan tiang-tiang monorel yang terbengkalai di sejumlah ruas jalan ibu kota. Menurutnya, keberadaan tiang-tiang beton yang tersebar di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, hingga kawasan Senayan, Jakarta Selatan, telah merusak wajah kota.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga akan mulai melakukan pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada pekan depan. Pramono memastikan tidak ada penutupan jalan saat pembongkaran.
“Untuk pembongkaran monorel akan kami lakukan pada minggu ketiga, apakah Selasa atau Rabu depan,” ungkap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).
Meski pembongkaran tiang monorel dilakukan, Pramono memastikan tidak akan ada penutupan jalan.
“Dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran tanpa penutupan jalan,” kata Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan pembongkaran tiang monorel dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Hal itu dilakukan karena PT Adhi Karya tidak memberikan jawaban atas surat yang telah disampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat. Kami akan melakukan sendiri. Nantinya, material hasil pembongkaran akan ditempatkan sesuai kewenangan Jakarta sepenuhnya,” jelas Pramono.
Sebelumnya, Pramono mengatakan pihaknya telah menyurati Adhi Karya pada November lalu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan jangka waktu satu bulan kepada Adhi Karya untuk melakukan pembongkaran tiang monorel tersebut.
“Sesuai dengan surat dari Kajati Jakarta, kami meminta mereka untuk membongkar dan kami beri waktu satu bulan,” kata Pramono.
sumber : ANTARA

2 weeks ago
16















































