Perang Tinggalkan Polusi Beracun, Dampaknya Bisa Bertahan Puluhan Tahun

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Para pakar memperingatkan dampak lingkungan akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran berpotensi bertahan hingga puluhan tahun. Kerusakan kilang minyak, fasilitas energi, hingga infrastruktur sipil disebut menghasilkan polusi beracun yang mengancam kesehatan manusia dan ekosistem dalam jangka panjang.

Serangan terhadap fasilitas minyak, pangkalan militer, dan bangunan sipil menghasilkan racun kimia, logam berat, serta pencemar udara dan air yang berdampak luas, termasuk terhadap sektor pertanian. Pakar menilai konflik ini tidak hanya memicu krisis kemanusiaan tetapi juga kemunduran besar dalam perlindungan lingkungan kawasan.

Direktur United Nations University Institute for Water, Environment and Health Kaveh Madani mengatakan, kebakaran fasilitas energi menjadi sumber utama pencemaran. “Semua kilang minyak dan gas yang terbakar di area pesisir, semua kapal dan tanker minyak yang terbakar atau (tenggelam) di sana, semua itu menghasilkan polusi,” kata Madani, Rabu (27/3/2026).

Madani menjelaskan dampak perang berpotensi memundurkan kemajuan perlindungan lingkungan selama bertahun-tahun. Direktur Conflict and Environment Observatory Doug Weir mengatakan, catatan sementara menunjukkan skala kerusakan lingkungan sangat besar meski pengumpulan data masih terbatas.

Lembaga berbasis di Inggris itu menggunakan pencitraan satelit dan sumber intelijen terbuka untuk memantau dampak konflik terhadap masyarakat, ekosistem, dan lahan pertanian. Weir mengatakan, pihaknya telah mencatat lebih dari 400 kejadian lingkungan yang mengkhawatirkan terkait perang.

Ia menambahkan sebagian besar kerusakan belum teridentifikasi akibat keterbatasan citra satelit dan gangguan internet di Iran. Serangan terhadap fasilitas minyak dan gas dinilai menimbulkan risiko lingkungan paling serius karena merusak kualitas udara, tanah, dan air serta meningkatkan ancaman kesehatan masyarakat.

Weir mengatakan dampak serangan di fasilitas militer juga sulit diukur karena banyak lokasi runtuh dan tertimbun tanah. Ia menyebut masih terdapat ketidakpastian besar mengenai risiko pencemaran di area tersebut.

Dampak lingkungan terlihat jelas ketika serangan udara menghantam infrastruktur minyak Iran hingga menyebabkan langit menghitam di sekitar kilang dan memicu hujan hitam di wilayah Teheran dua pekan lalu. Campuran jelaga, abu, dan bahan kimia di atmosfer mendorong pemerintah Iran meminta warga tetap berada di dalam ruangan.

sumber : AP

Read Entire Article
Politics | | | |