REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh terhadap rencana perdamaian yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan perdana Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis pagi waktu setempat.
Dalam pernyataannya, Prabowo menyebutkan bahwa sejak hari pertama, Indonesia telah mempelajari rencana 20 poin yang diajukan oleh Trump dan mengungkapkan kesepakatan serta komitmen penuh terhadap implementasinya. "Dari hari pertama, kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan kami sangat berkomitmen pada rencana ini dan itulah mengapa kami bergabung dengan Dewan Perdamaian. Kami berkomitmen pada kesuksesannya," ujar Prabowo, dikutip dari tayangan langsung akun YouTube Gedung Putih, AS, di Jakarta, Kamis.
Presiden Prabowo menyadari bahwa pelaksanaan rencana ini tidak akan mudah, dengan berbagai tantangan dan hambatan yang diperkirakan akan muncul. Meski demikian, ia optimistis bahwa cita-cita perdamaian ini akan terwujud. "Kami tahu akan ada banyak rintangan. Akan ada banyak kesulitan, tetapi kami sangat optimis dengan kepemimpinan Presiden Trump bahwa visi perdamaian yang nyata ini akan tercapai. Akan ada masalah, tetapi kami akan menang," tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo menambahkan bahwa Indonesia memiliki harapan besar untuk terwujudnya perdamaian di Palestina, termasuk di Gaza, dan menyebut pencapaian gencatan senjata sebagai langkah nyata yang patut diapresiasi. Sebagai bentuk komitmen konkret, Prabowo juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk menyumbangkan pasukan perdamaian kurang lebih 8.000 orang guna mendukung stabilisasi perdamaian internasional.
Presiden Prabowo hadir memenuhi undangan Presiden Trump, bersama dengan beberapa pemimpin negara anggota lainnya seperti Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir. Susunan kegiatan acara tersebut meliputi pembukaan oleh Presiden Trump, pemaparan dari tokoh-tokoh kunci Dewan Perdamaian, pernyataan pemimpin negara anggota, kemudian diakhiri dengan pemungutan suara dan penetapan resolusi.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
2















































