REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu simpul transportasi favorit masyarakat saat arus mudik Lebaran 2026. Tingginya mobilitas penumpang baik yang datang maupun berangkat menjadikan stasiun ini masih menjadi primadona di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Memasuki hari ke-10 masa Angkutan Lebaran 2026, arus pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 masih menunjukkan angka yang sangat tinggi.
Berdasarkan data sementara per Jumat (20/3/2026) pukul 14.00 WIB, total pergerakan penumpang kereta api jarak jauh di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta mencapai 45.597 orang. Rinciannya, sebanyak 24.624 penumpang tercatat datang (turun), sementara 20.973 penumpang berangkat (naik). Angka ini masih berpotensi berubah karena penjualan tiket berlangsung hingga tengah malam.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, tingginya pergerakan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat menggunakan kereta api masih sangat besar, khususnya melalui stasiun-stasiun utama seperti Stasiun Yogyakarta.
"Berdasarkan pantauan data per hari ini, masih tersedia 6.925 tiket untuk keberangkatan hingga tengah malam nanti. Jadi masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mudik hari ini," ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Di tengah lonjakan tersebut, Stasiun Yogyakarta mencatatkan angka tertinggi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan penumpang. Dari sisi kedatangan, Stasiun Yogyakarta mencatat 9.984 penumpang, disusul Stasiun Solo Balapan sebanyak 5.656 penumpang dan Stasiun Klaten sebanyak 2.454 penumpang.
Sementara untuk keberangkatan, Stasiun Yogyakarta juga menjadi yang tersibuk dengan 8.441 penumpang, diikuti Stasiun Solo Balapan sebanyak 4.056 penumpang dan Stasiun Lempuyangan sebanyak 3.731 penumpang.
Feni menyampaikan, arus kedatangan penumpang diprediksi masih akan berlangsung hingga 22 Maret 2026, dengan potensi jumlah kedatangan harian menembus lebih dari 29 ribu penumpang, yang berpeluang menjadi puncak tertinggi selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.
Secara keseluruhan, tingkat keterisian tiket pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 436.827 tiket atau sekitar 84 persen dari total kapasitas 533.270 tiket. Meski demikian, masih tersedia 91.574 tiket hingga akhir masa angkutan Lebaran.
Feni juga mengingatkan kepada penumpang untuk memastikan lagi jadwal keberangkatan KA dan mengatur waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun agar tidak terlalu mepet dan tidak terburu-buru, sehingga perjalanan mudik tetap nyaman. Selain itu, masyarakat juga diimbau kembali untuk segera melakukan pemesanan tiket baik mudik atau balik agar tidak kehabisan yang dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan kanal mitra kerjasaa resmi lainnya.
"Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train atau Kereta Persambungan sebagai opsi untuk mendapatkan alternatif kereta api menuju relasi yang diinginkan," ujarnya

6 hours ago
7
















































