PSG Bangkit Kalahkan Monaco, Atalanta Terjungkal di Markas Dortmund

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Playoff Liga Champions tak hanya menghadirkan drama di Istanbul dan Lisabon. Cerita menegangkan juga tersaji di Stadion Louis II, kandang Monaco dan Signal Iduna Park, markas Borussia Dortmund.

Di Monaco, Paris Saint-Germain (PSG) bangkit dari situasi nyaris tenggelam untuk membungkam AS Monaco 3-2 pada leg pertama. Sempat tertinggal dua gol, Les Parisiens menunjukkan mental baja untuk bangkit. Sementara Dortmund mengalahkan Atalanta 2-0.

Di Monaco, laga bahkan belum genap semenit ketika Folarin Balogun membawa tuan rumah unggul. Stadion Louis II kembali bergemuruh. Tekanan makin menjadi saat Maghnes Akliouche mengirim umpan matang yang kembali dituntaskan Balogun pada menit ke-18. PSG jadi pesakitan.

Kesempatan memperkecil jarak untuk tim ibu kota sempat hadir lewat titik putih pada menit ke-22. Namun, eksekusi Vitinha gagal berbuah gol. Momentum nyaris melayang.

Beruntung, skuad asuhan Luis Enrique tak kehilangan arah. Desire Doue memperkecil ketertinggalan pada menit ke-29, sebelum Achraf Hakimi menyambar bola muntah untuk menyamakan kedudukan 2-2 menjelang turun minum.

Babak kedua jadi titik balik sesungguhnya. Monaco harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-48 setelah Aleksandr Golovin diganjar kartu merah langsung. Unggul jumlah pemain, PSG kian agresif. Doue kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-67. Skor 3-2 bertahan hingga laga usai.

Hasil ini membuat PSG hanya perlu hasil imbang pada leg kedua di Parc des Princes pekan depan untuk mengunci tiket 16 besar. Sebaliknya, Monaco wajib menang dengan selisih minimal dua gol jika ingin membalikkan keadaan.

Sementara di Jerman, Borussia Dortmund tampil lebih dingin namun tak kalah tajam. Menjamu Atalanta di Signal Iduna Park, Dortmund menang 2-0 dan memegang kendali menuju leg kedua di Bergamo.

Gol cepat langsung memecah konsentrasi tim tamu. Baru menit ketiga, umpan silang Julian Ryerson disundul sempurna oleh Serhou Guirassy. Stadion bergemuruh. Tekanan Dortmund tak berhenti. Menjelang babak pertama usai, Guirassy berbalik jadi kreator. Umpannya dikonversi Maximilian Beier menjadi gol kedua pada menit ke-42.

Pada babak kedua, dominasi Dortmund tetap terasa. Julian Brandt nyaris memperlebar keunggulan, sementara lini pertahanan Atalanta dibuat bekerja ekstra keras. Wakil Italia itu berusaha bangkit, tetapi hingga peluit panjang berbunyi, tak satu pun gol balasan tercipta.

Kini, Dortmund hanya butuh hasil imbang pada leg kedua di Stadion Gewiss untuk melangkah ke fase berikutnya. Adapun Atalanta menghadapi misi nyaris mustahil, yakni menang dengan selisih tiga gol.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |