epa08571194 A handout photo made available by the Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) website; Sepah News shows, Iranian military fighter boats surround a mockup aircraft carrier during a war game in Strait of Hormuz, southern of Iran, 28 July 2020. Media reported that Iran held a war game at the Strait of Hormuz amid heightened tensions between Iran and the USA. EPA-EFE/HANDOUT HANDOUT EDITORIAL USE ONLY/NO SALES
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Garda Revolusi Iran mengejutkan musuh-musuhnya dengan mengumumkan peluncuran rudal pertahanan udara dan pengoperasiannya untuk pertama kalinya selama latihan kontrol cerdas yang dilakukan oleh Angkatan Laut Garda Revolusi di Selat Hormuz.
Media Iran menyiarkan video saat peluncuran versi laut dari rudal pertahanan udara Sayyad 3 G dari kapal Sayyad Shirazi.
Dikutip dari Aljazeera, Senin (23/2/2026), rudal Sayyad 3 G diluncurkan secara vertikal dengan ketinggian tempur mencapai 30 KM.
Hal ini membuat kapal tidak perlu berbelok ke arah sasaran, sehingga memberikan fleksibilitas taktis yang besar, serta kecepatan dalam meluncurkan dan menanggapi serangan mendadak.
Kecepatan rudal mencapai 6.700 KM per jam. Alasan kecepatannya yang luar biasa adalah karena setiap rudal pencegat harus jauh lebih cepat daripada targetnya sendiri. Jangkauannya pun sangat jauh mencapai 150 km.
Rudal beroperasi dalam sistem pertahanan udara jaringan di bawah komando dan kendali terpadu, artinya ini bukan hanya platform independen.
Rudal Iran ini bikin payung atau kubah pertahanan udara untuk kapal-kapal dengan diameter 300 kilometer, yang membuat mereka lebih aman dari ancaman udara dan tingkat perlindungan operasionalnya jadi lebih tinggi.
Interaksi
Banyak komentar di media sosial yang menanggapi rudal Iran yang baru, beberapa di antaranya dipantau dalam episode (22/2/2026) program "Shabakat".

2 hours ago
3















































