Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah saat melakukan pertemuan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (24/10/2022). Pertemuan tersebut membahas terkait peningkatan kualitas layanan dan kemudahan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi jemaah Indonesia. Prayogi/Republika
REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah mengumumkan, pihaknya telah meluncurkan ruang operasi khusus untuk mengatasi tantangan dan menyediakan layanan kepada jamaah yang datang dari luar negeri.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GACA) dan lembaga terkait lainnya."Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah saat melaksanakan ibadah mereka," demikian dikutip dari laporan Saudigazette, Rabu (1/4/2026).
Dalam pidatonya pada sesi pembukaan Forum Umrah dan Ziarah di Madinah, Al-Rabiah menyoroti kesiapan kementerian dan entitas terkait untuk beradaptasi dengan perubahan di kawasan tersebut.
Al-Rabiah mengungkapkan, ada 18 juta jamaah umrah tiba dari luar Kerajaan tahun ini. Jumlah tersebut menandai pertumbuhan lebih dari 214 persen dibandingkan tahun 2022 dan 2025. Ia memuji kepemimpinan Kerajaan atas dukungannya terhadap sektor umrah.
Dia pun mencatat, telah terjadi peningkatan kepuasan jamaah haji hingga 94 persen pada 2025 lalu. Di samping itu juga ada peningkatan yang luar biasa dalam jumlah pengunjung ke Raudah, mencapai lebih dari 15,6 juta, serta peningkatan signifikan dalam jumlah situs bersejarah yang dikembangkan.
Edisi ketiga Forum Umrah dan Ziarah ini berfungsi sebagai platform untuk berbagi pengalaman dan membangun kemitraan, menampilkan lebih dari 150 peserta pameran, 50 lokakarya, dan penandatanganan lebih dari 5.000 perjanjian. Semuanya bertujuan untuk meningkatkan layanan umrah dan ziarah.
Jamaah haji dari seluruh dunia mulai memadati Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

2 hours ago
3
















































