Sedikit Demi Sedikit, Lama-Lama Jadi Wealth Habits

2 hours ago 5

Oleh: Hasanul Rizqa

Ada satu kebiasaan kecil yang sering diremehkan anak muda: menunda. Menunda menabung. Menunda investasi. Menunda membuat rencana keuangan. Padahal, dari situlah lingkaran syaithon “gaji numpang lewat” sering bermula.

Buku The Wealth Habits karya Meidy Ferdiansyah membawa satu pesan sederhana namun kuat: tidak perlu langsung besar, yang penting konsisten. Ini pun berlaku dalam mengelola keuangan sehari-hari bagi kelompok milenial dan generasi Z (Gen Z).

Diterbitkan oleh Litera Mediatama pada November 2025, buku setebal 247 halaman ini mengandung pesan yang bernas, tetapi santai dalam cara menyampaikan. Penulisnya adalah seorang pakar finansial dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia perbankan. Dalam karyanya ini, komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI) tersebut tidak berbicara bak suhu dari puncak menara gading. Ia hadir sebagai kawan pengingat yang hangat.

Yang membuat buku self-development ini relevan bagi milenial dan Gen Z adalah sudut pandangnya. Penulis buku ini memahami bahwa generasi kini menghadapi berbagai fenomena finansial yang impactful dari berbagai penjuru. Mulai dari godaan diskon, tren investasi viral di media sosial, hingga tekanan gaya hidup FOMO (fear of missing out) yang membuat mereka merasa harus selalu "update."

Melalui buku ini, Meidy Ferdiansyah mengajak pembaca untuk memahami pola perilaku keuangan lewat pendekatan ilmu ekonomi perilaku (behavioral economics) dan kebiasaan keuangan (money habits). Ini memungkinkan terjawabnya problem-problem yang relevan bagi generasi usia produktif: Mengapa uang terasa cepat habis, padahal belum akhir bulan? Kok bisa FOMO lebih kuat dari logika? Sebenarnya, utang itu baik atau buruk?

Semua itu, dan banyak pertanyaan relevan lainnya, dibedah dalam The Wealth Habits tanpa nada menghakimi.

Logika buku ini sederhana: kebiasaan selalu membentuk hasil. Terinspirasi dari Stephen R. Covey, penulis The Seven Habits of Highly Effective People, Meidy meyakini bahwa perubahan tidak dimulai dari penetapan target yang fantastis, melainkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang terus diulang.

Meidy menyebutnya sebagai atomic financial habit. Ada berbagai tahap dalam membangun kebiasaan yang ideal itu. Mulai dari menjadikan komitmen terlihat hingga membuat tujuannya kuat berdaya tarik.

Meidy memberikan contoh. Bagi milenial dan Gen Z yang sudah menikah dan dikaruniai anak, mereka pasti bahagia menyaksikan tumbuh kembang anaknya: mulai dari fase bayi, balita, hingga buah hati masuk sekolah.

Menjadi orang tua tentu sangat menakjubkan. Sebagai ayah atau bunda, milenial dan Gen Z pasti ingin sang buah hati mendapatkan pendidikan yang baik. Maka, merencanakan tabungan pendidikan anak bisa menjadi motivasi intrinsik yang kuat.

Di sinilah kekuatan buku ini. Ia tidak menjual mimpi kaya mendadak. Tidak muluk-muluk menawarkan trik rahasia.

Dengan akrab, Meidy mengajak pembaca agar berani menjadi CEO bagi kehidupan finansial sendiri. Milenial dan Gen Z ditepuk bahunya agar menyadari: setiap keputusan kecil hari ini akan membangun kebiasaan yang akhirnya terakumulasi di masa depan.

Lima aspek utama dirumuskan dalam konsep the wealth habits: punya rencana keuangan, bijak mengelola utang, mendahulukan kebutuhan sebelum keinginan, disiplin investasi, dan konsisten mengevaluasi diri.

Bagi Gen Z yang hidup di tengah algoritma dan notifikasi tanpa henti, buku ini bagaikan tombol pause. Ia mengingatkan bahwa kemapanan finansial bukan soal terlihat sukses di layar, melainkan tentang sistem kecil yang rutin diterapkan.

Di sinilah pentingnya atomic habits. Setiap hari, 1 persen lebih baik dari kemarin. Di akhir bulan atau tahun, perubahan 100 persen pun akan mudah diwujudkan.

The Wealth Habits sangat tepat menjadi panduan bagi milenial dan Gen Z untuk mulai merancang strategi finansial sehari-hari dengan bijak. Sebagai sebuah buku pengembangan diri (self-development), karya Meidy Ferdiansyah ini tidak sekadar untuk dibaca, melainkan juga ditandai dan akhirnya dipraktikkan sesuai konteks masing-masing.

Jika ingin masa depan finansial yang enggak penuh drama, mulailah dari langkah kecil pertama.

Sedikit demi sedikit. Lama lama, jadi wealth habits.

DATA BUKU

Judul: The Wealth Habits: Cara Anak Muda Membangun Kebiasaan yang Membawa Kekayaan dan Kesejahteraan

Penulis: Meidy Ferdiansyah

Penerbit: Litera Mediatama

Tahun: 2025

Tebal: xxxi + 247 halaman

Read Entire Article
Politics | | | |