Surati PBB, Iran Ingatkan Semua Pangkalan dan Aset Musuh Adalah Target Sah Jika Mereka Diserang

2 hours ago 8

Drone kamikaze Shahed 136 dipamerkan saat pawai tahunan menandai Revolusi Islam 1979 di Lapangan Azadi di Teheran, Iran, Rabu (11/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Iran akan membalas dengan "tegas dan proporsional" setiap agresi militer, menekankan bahwa AS akan memikul "tanggung jawab penuh dan langsung" atas konsekuensinya. Hal itu diutarakan perwakilan tetap Iran untuk PBB, menurut keterangan yang diterima Anadolu, Kamis (19/2/2026).

"Republik Islam Iran telah berulang kali menyatakan di tingkat tertinggi bahwa mereka tidak mencari ketegangan atau perang dan tidak akan memulai perang apa pun," kata surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan kepresidenan Dewan Keamanan PBB tersebut.

"Namun, jika Iran menjadi sasaran agresi militer, kami akan menanggapi secara tegas dan proporsional dalam menjalankan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," tambah surat tersebut

Perwakilan Iran tersebut memperingatkan bahwa "semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan itu akan menjadi sasaran yang sah dalam konteks respons defensif Iran," menekankan bahwa "Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh dan langsung atas konsekuensi yang tidak terduga dan tidak terkendali."

Surat tersebut mengutip unggahan media sosial Presiden AS Donald Trump pada 18 Februari yang dianggap sebagai "ancaman publik eksplisit penggunaan kekuatan" terhadap Iran, merujuk pada potensi penggunaan fasilitas militer di Diego Garcia dan pangkalan RAF Fairford di Inggris.

Iran mendesak tindakan segera oleh PBB melalui surat itu, dengan mengatakan: "Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal harus bertindak tanpa penundaan, sebelum terlambat."

Iran menggambarkan ancaman AS sebagai sinyal "risiko nyata agresi militer, yang dampaknya akan membawa malapetaka bagi kawasan dan merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional."

Menekankan kembali komitmennya pada jalur diplomasi, misi Iran di PBB menyatakan dukungan penuh terhadap tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa serta solusi diplomatik, dan menegaskan telah terlibat secara konstruktif, serius, dan beritikad baik dalam perundingan nuklir dengan Pemerintah Amerika Serikat.

sumber : Antara, Anadolu

Read Entire Article
Politics | | | |