Survei Indikator: Mayoritas Publik Percaya Kejagung Usut Tuntas Kasus Chromebook

3 hours ago 6

Hasil survei Indikator Politik atas kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung dalam penanganan kasus korupsi chromebook.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Survei nasional yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menemukan mayoritas publik percaya Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Indikator Politik merilis hasil survei mereka, yang bertajuk ‘Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga-Lembaga Negara’ secara virtual, Ahad (8/2/2026). Salah satunya terkait dengan persoalan kepercayaan terhadap lembaga hukum dan sejumlah kasus hukum yang menjadi perhatian publik.

“Mayoritas responden, yakni sebesar 67,4%, menyatakan percaya bahwa Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas kasus korupsi tersebut,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei.  

Dalam survei ini juga disebutkan tentang adanya peningkatan perhatian publik terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Berdasarkan data survei periode 15-21 Januari 2026, tingkat kesadaran masyarakat (awareness) terhadap kasus ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode Oktober 2025.

Sebanyak 43,8% responden menyatakan tahu atau pernah mendengar kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang sedang diusut oleh Kejaksaan Agung. Angka ini meningkat dari periode 20-27 Oktober 2025 yang sebelumnya berada di level 35,5%.

Di antara kelompok masyarakat yang sudah mengetahui informasi mengenai kasus tersebut, terdapat optimisme yang kuat bahwa proses hukum akan berjalan hingga tuntas. “Mayoritas masyarakat yang mengetahui kasus tersebut menaruh kepercayaan besar pada kinerja Kejagung,” ungkapnya.

Rinciannya terdiri dari 60,2% responden yang menyatakan "Percaya" dan 7,2% responden yang menyatakan "Sangat Percaya”. Sebaliknya, responden yang menyatakan kurang percaya sebesar 22,8% dan yang tidak percaya sama sekali hanya sebesar 6,5%.

Survei nasional ini dilakukan pada medio Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden, dengan tingkat kepercayaan 2,9%.

Read Entire Article
Politics | | | |