REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Pasukan penjajahan Israel melancarkan serangan mematikan di Gaza sejak Ahad. Belasan warga Gaza syahid sementara seorang pekerja Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga dibunuh.
Jurnalis Muhammad Rabah dari Gaza melaporkan sedikitnya 10 warga syahid dan puluhan terluka dalam serangan Israel yang menargetkan wilayah timur kamp pengungsi Al-Maghazi di Jalur Gaza tengah. Saksi mata mengatakan serangan itu terjadi setelah meningkatnya ketegangan keamanan di daerah tersebut.
Menyusul kejadian itu, pasukan Israel menyerang sekelompok warga sipil, yang mengakibatkan banyak korban jiwa. Mereka menambahkan bahwa kru ambulans mengangkut korban luka dan korban meninggal di tengah kesulitan besar dalam mencapai lokasi sasaran karena baku tembak yang sedang berlangsung di daerah tersebut.
Insiden ini terjadi ketika Israel terus melanggar gencatan senjata. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah total warga Palestina yang terbunuh oleh tentara Israel meningkat menjadi 72.302 orang, sementara jumlah korban luka meningkat menjadi 172.090 orang.
Sebelumnya, dilaporkan seorang pekerja WHO syahid dan lainnya terluka pada hari Senin setelah pasukan pendudukan Israel menembaki kendaraan yang membawa mereka di utara Khan Yunis, di Jalur Gaza selatan.
Sumber lokal mengkonfirmasi bahwa penembakan itu menargetkan kendaraan yang sedang berjalan di Jalan Salah al-Din dekat kota al-Qarara, utara Khan Yunis, yang mengakibatkan cedera pada karyawan organisasi tersebut. Hal ini bertepatan dengan sebuah tank Israel yang memblokir jalan utama di area di luar garis kuning.
Tiga orang juga dibawa ke rumah sakit setelah pasukan pendudukan melepaskan tembakan ke sebuah bus komersial di lokasi yang sama.
Waega Gaza mendukai korban serangan Israel di Kamp Maghazi, Gaza Tengah, Senin (6/4/2026). (Muhammad Rabah/Dok Republika)
Menyusul serangan tersebut, WHO memutuskan untuk menunda perjalanan pasien dan korban luka di Gaza melalui penyeberangan Rafah hari ini, setelah tentara pendudukan menembaki kendaraan milik organisasi tersebut di Jalan Salah al-Din di Jalur Gaza selatan.
Ketika perhatian dunia tetap tertuju pada serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, Israel terus melanjutkan serangannya di Jalur Gaza, yang hampir setiap hari menjadi sasaran serangan Israel sejak gencatan senjata dicapai pada bulan Oktober, dan sejak itu lebih dari 700 warga Palestina syahid , menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Insiden pada Senin terjadi di daerah dekat garis kuning di timur Khan Younis, lapor Aljazirah. Pasukan Israel menembak “tanpa pandang bulu” ke arah orang-orang dan kendaraan yang bergerak di sepanjang Jalan Salah al-Din di Jalur Gaza selatan, katanya.
Sebuah kendaraan komersial mengangkut warga sipil antara Gaza selatan dan tengah. Disusul mobil yang membawa pegawai WHO, kata Mahmoud. “Sopirnya tertembak di kepala, dan saat dia diangkut ke Rumah Sakit Al-Aqsa, dia dinyatakan meninggal,” lapor koresponden dari Kota Gaza. Tujuh orang lainnya menderita luka-luka, tambahnya.

3 hours ago
5

















































