REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah dikeluarkan dari daftar artis pembuka rangkaian konser Ed Sheeran bertajuk "Loop Tour" di Amerika Serikat (AS) akibat keberaniannya meneriakkan seruan keberpihakan pada Palestina di panggung Stadion MetLife, Macklemore tidak "berbalik arah". Alih-alih meredam suaranya atau meratapi kehilangan panggung komersial, pelantun lagu "Thrift Shop" ini justru melakukan aksi yang menohok nurani publik global.
Melalui unggahan tangkapan layar berlatar hitam di akun Instagramnya, Macklemore mengumumkan ia menyumbangkan seluruh pendapatan bersihnya dari tur Ed Sheeran sebesar 1 juta dolar AS (sekitar Rp17,7 miliar) kepada enam organisasi kemanusiaan yang beroperasi langsung di Palestina. Di tengah sorotan tentang kontroversi pencoretan namanya dari konser Ed Sheeran, Macklemore mengarahkan kembali sorot lampu utama kepada krisis kemanusiaan yang berlangsung di Gaza dan Tepi Barat, Palestina.
Dalam unggahan tersebut, Macklemore mengatakan perhatian publik seharusnya tidak tertuju pada dirinya, perselisihan tur, atau polemik pencoretan namanya oleh para promotor. "Dengan semua yang telah terjadi selama 48 jam terakhir, saya ingin mengembalikan fokus pembicaraan ke tempat yang seharusnya, kepada rakyat Palestina yang masih terus dibunuh, masih hidup di bawah pendudukan militer, dan masih memperjuangkan kebebasan mereka," kata dia dikutip dari akun Instagram @macklemore.
Dia menolak diposisikan sebagai korban dalam perselisihan tur ini. Menurutnya, kehilangan panggung konser tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan perjuangan hidup dan mati yang dihadapi para dokter, jurnalis, serta keluarga Palestina setiap harinya.
"Saya ingin menyoroti para orang tua yang menggendong anak-anak mereka ke rumah sakit tanpa sumber daya dasar untuk mengobati mereka, serta para dokter, paramedis, jurnalis, dan pekerja bantuan yang terus kembali bertugas. Saya ingin menyoroti para pengorganisir dan aktivis yang telah membayar harga nyata karena berpihak pada Palestina. Risiko yang mereka hadapi berada pada tingkat yang sangat berbeda dibandingkan risiko saya," kata dia.
Macklemore menyadari donasi jutaan dolar tidak akan pernah cukup untuk menyelesaikan konflik yang berakar pada ketidakadilan struktural dan penjajahan. Menurut dia, bantuan finansial sangat krusial untuk bertahan hidup saat ini, namun solusi jangka panjang hanya dapat dicapai melalui perubahan politik yang nyata dan pengakuan terhadap hak-hak mendasar bangsa Palestina.
Dia menilai donasi yang diberikannya sebagai bentuk tanggung jawab moral paling minimal yang bisa ia berikan sebagai seseorang dengan hak istimewa di industri hiburan. "Menulis cek adalah salah satu bentuk solidaritas paling murah yang bisa saya lakukan. Saya melakukannya karena saya mampu, dan karena organisasi-organisasi ini terus bekerja di saat sebagian besar dunia masih memperdebatkannya," kata dia.
Organisasi yang menerima bantuan tersebut mencakup PCRF (Palestinian Children's Relief Fund), Heal Palestine, Gaza Soup Kitchen, Medical Aid for Palestinians, UNRWA USA, dan ANERA. Melalui lembaga-lembaga ini, dana tersebut disalurkan untuk menyediakan makanan, perawatan medis darurat, serta perlindungan bagi anak-anak dan keluarga yang terdampak serangan militer.

7 hours ago
20
















































