Terungkap Ini 3 Syarat yang Diberlakukan Israel untuk Akui Kemerdekaan Somaliland

3 weeks ago 23

Lokasi wilayah Somaliland yang dipisahkan Teluk Aden dari Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADISHU— Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mengatakan tidak ada negara yang mengakui wilayah separatis Somaliland.

“Ini adalah masalah yang telah berlangsung selama tiga dekade. Tidak ada masalah antara pemerintah pusat dan Somaliland “bahkan untuk pergi ke Israel,” kata dia, dikutip Aljazeera, Kamis (1/1/2025)

Dalam wawancara dengan Aljazeera, dia mengatakan pemerintahannya berupaya menyatukan negara secara damai.

Dia menyebut, setelah tiga dekade masalah Somaliland, Israel tiba-tiba muncul dan mengakui Somaliland.

Presiden Somalia menegaskan kepada Aljazeera bahwa menurut informasi intelijen yang mereka miliki, Somaliland menerima tiga syarat Israel sebagai imbalan atas pengakuan tersebut.

Ketiga syarat tersebut yaitu permukiman kembali warga Palestina, pendirian pangkalan militer Israel di pantai Teluk Aden, dan bergabungnya Somaliland dalam Perjanjian Abraham.

Dia mengaku, dirinya memiliki informasi intelijen bahwa Israel memiliki kehadiran pada tingkat tertentu di Tanah Somalia. Dengan demikian, pengakuan Israel atas Tanah Somalia hanyalah normalisasi dari apa yang telah terjadi secara rahasia.

Demonstrasi di Mogadishu

Dalam konteks yang sama, ibu kota Mogadishu menjadi saksi demonstrasi rakyat yang mengecam keputusan Israel untuk mengakui wilayah Somaliland.

Para demonstran mengibarkan bendera nasional dan spanduk yang menegaskan persatuan Somalia dan penolakan terhadap tindakan sepihak yang menyentuh kedaulatannya.

Para demonstran menegaskan gerakan rakyat ini dilakukan untuk mendukung sikap resmi pemerintah. Mereka menganggap langkah Israel tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.

Demonstrasi tersebut juga dihadiri oleh pejabat pemerintah serta perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat Somalia.

 

Read Entire Article
Politics | | | |