REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tim Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) terlibat dalam percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Ketua Tim UNUSA, Achmad Syafiuddin, mengatakan kehadiran tenaga medis dari berbagai latar belakang keilmuan di Bireuen memungkinkan pelaksanaan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan terintegrasi. Dalam pelaksanaannya, Tim UNUSA juga bekerjasama dengan IDI Cabang Bireuen.
"Masyarakat Pante Lhong, Peusangan, Bireuen mendapatkan berbagai layanan kesehatan, meliputi pemeriksaan dari dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kedokteran jiwa, serta dokter spesialis bedah," kata Achmad kepada Republika.co.id, Kamis (1/1/2026)
Ia menerangkan, selain pemeriksaan, masyarakat juga memperoleh pengobatan sesuai indikasi medis serta edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tim ini juga memberikan perhatian serius pada kesehatan mental, khususnya bagi anak-anak.
Kegiatan trauma healing dilaksanakan secara langsung oleh dokter spesialis kedokteran jiwa.
Aktivitas ini bertujuan untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak, meningkatkan rasa aman, serta mendukung proses adaptasi emosional mereka melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.
Achmad menambahkan, pelaksanaan kegiatan juga dilakukan di Pante Pisang, Peusangan, Bireuen yang meliputi pemeriksaan kesehatan umum, skrining kondisi ibu hamil, pemantauan kesehatan lansia, serta pemeriksaan dan pengobatan pada anak-anak.
"Selain layanan medis, kegiatan ini juga disertai dengan pemberian bantuan kemanusiaan, berupa kit ibu hamil dan menyusui, kit bayi dan anak, serta bantuan sembako yang diperuntukkan bagi kebutuhan dapur umum warga terdampak," ujarnya.
Achmad mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tim medis menemukan sejumlah masalah kesehatan yang cukup dominan di masyarakat.
Penyakit kulit, seperti kutu air dan infeksi jamur, banyak dijumpai terutama pada anak-anak dan dewasa muda, yang diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan lembab dan sanitasi pascabanjir.

3 weeks ago
19















































