Umat Diminta Sholat Ghaib untuk Prajurit TNI yang Gugur Diserang Israel, MUI: Semoga Syahid

10 hours ago 8

Wakil Ketua MUI, KH Cholil Nafis menyampaikan tausiyah dalam acara Dzikir Nasional Republika di Masjid At-Thohir di Cimanggis, Depok, Kamis (31/12/2025). Kegiatan Dzikir Nasional Republika kali ini mengangkat tema Demi Masa, Semoga Kita Bukan Termasuk Orang yang Merugi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Cholil Nafis mendoakan tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon agar memperoleh anugerah syahid di sisi Allah SWT.

“Saya mendoakan semoga perjuangannya menjaga perdamaian mendapat anugerah syahid dan semua dosanya diampuni oleh Allah SWT,” ujar Kiai Cholil saat dihubungi Republika, Selasa (31/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat Muslim Indonesia untuk melaksanakan shalat ghaib sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para almarhum yang gugur saat menjalankan tugas negara dalam misi penjaga perdamaian internasional."Mari kita doakan dan dilaksanakan shalat ghaib untuk almarhumin,"kata Rais Syuriah PBNU ini.

Selain menyampaikan doa, Pengasuh Ponpes Cendikia Amanah Depok ini menyesalkan serangan militer Israel yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari pasukan penjaga perdamaian. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kebrutalan yang tidak dapat dibenarkan.“Menyesalkan dan mengutuk kebrutalan Israel yang menyerang dan membabi buta kepada pasukan penjaga perdamaian sehingga jatuh korban meninggal dunia,”kata dia.

Lebih lanjut, Kiai Cholil mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengambil peran aktif dalam menghentikan kezaliman dan praktik penjajahan yang terjadi, khususnya di kawasan konflik.

Ia juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar lebih tegas dalam menegakkan keadilan, menjaga kedaulatan negara, serta memastikan perdamaian dunia tetap terjaga.

Menurut dia, gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian harus menjadi perhatian serius komunitas internasional agar perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian benar-benar ditegakkan sesuai hukum internasional."Meminta kepada organisasi muslim dunia (OKI) untuk aktif mencegah kezaliman dan penjajahan. Mendesak PBB untuk aktif menegakan keadilan, menjaga kedaulatan negara dan menjaga perdamaian dunia,"ujar Kiai Cholil.

Read Entire Article
Politics | | | |