Ilustrasi sakit perut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pangan tidak aman yakni yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat kimia berbahaya, masih menjadi ancaman bagi kesehatan global.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pangan tidak aman yakni yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat kimia berbahaya, masih menjadi ancaman bagi kesehatan global. Menurut laporan WHO pada 7 Juni 2026, pangan tidak aman menyebabkan sekitar 866 juta kasus penyakit dan 1,5 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia.
WHO menegaskan bahwa anak-anak berusia di bawah lima tahun merupakan kelompok yang paling rentan. Meski hanya mencakup sekitar 9 persen dari populasi global, kelompok usia ini menanggung hampir sepertiga dari seluruh kasus keracunan makanan.
Menurut WHO, balita menghadapi risiko hampir tiga kali lebih tinggi mengalami penyakit akibat pangan tidak aman dibandingkan anak yang lebih besar maupun orang dewasa. Pada 2021, mereka menyumbang 29 persen dari total beban kesehatan yang terkait dengan pangan tidak aman dan menyebabkan sekitar 143 ribu kematian.
WHO menjelaskan penyakit diare menjadi salah satu dampak paling umum yang dialami anak-anak akibat konsumsi pangan yang terkontaminasi. Selain itu, paparan zat kimia berbahaya dalam makanan seperti metilmerkuri dan timbal dapat mengganggu perkembangan otak serta menimbulkan gangguan neurologis dan perkembangan yang berlangsung seumur hidup.
Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan keamanan pangan merupakan isu yang menyentuh kehidupan sehari-hari setiap orang. Menurutnya, makanan yang tidak aman telah lama menjadi masalah kesehatan masyarakat global.
"Sekarang negara-negara memiliki data sendiri untuk melihat di mana beban masalah yang paling tinggi. Dengan pengetahuan tersebut, pemerintah dapat memprioritaskan tindakan yang diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat," kata Tedros dikutip dari Euro News, Rabu (10/6/2026).

5 hours ago
10

















































