REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan membuat delapan panggung hiburan pada malam tahun baru, Rabu (31/12/2025). Perayaan malam pergantian tahun itu bakal dipusatkan di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rangkaian kegiatan malam tahun baru akan dimulai sejak Rabu pukul 18.00 WIB hingga Kamis (1/1/2026) pukul 01.00 WIB. Total akan ada delapan panggung hiburan pada momen malam tahun baru.
"Rangkaian kegiatan perayaan malam tahun baru 2026 dilaksanakan pada hari Rabu pukul 18.00 WIB sampai dengan hari Kamis pukul 01.00 WIB," kata dia melalui keterangannya, Selasa (30/12/2025).
Adapun delapan titik panggung hiburan yang disediakan Pemprov Jakarta masing-masing berada di Lapangan Banteng, MH Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, BEI/SCBD, dan FX Sudirman.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa rangkaian perayaan tahun baru kali ini dilakukan tanpa adanya pesta kembang api. Hal itu dilakukan sebagai wujud empati dan solidaritas nasional atas bencana yang terjadi di Sumatra serta sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Menurut dia, setiap rangkaian kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh titik pertunjukan atau panggung. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesederhanaan dalam perayaan tahun baru 2026. "Pesta kembang api bisa kita ganti dengan kegiatan positif lainnya, seperti berdonasi," kata dia, Selasa.
Budi mengatakan, dalam momen perayaan tahun baru nanti, akan ada delapan panggung hiburan. Selain itu, pihaknya juga akan menghadirkan UMKM di sepanjang Jalan MH Thamrin–Jalan Jenderal Sudirman, yakni di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman.
Menurut dia, panggung utama perayaan malam tahun baru di Jakarta akan berlokasi di Bundaran HI dengan menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air, seperti d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band. Pemilihan lagu yang diperdengarkan mengusung konsep kesederhanaan serta semangat untuk bangkit.

3 weeks ago
19















































