Amin Abdullah, Syuhada yang Mencegah Korban Jatuh Lebih Banyak di Penembakan Masjid San Diego

5 days ago 17

REPUBLIKA.CO.ID,SAN DIEGO — Pihak kepolisian setempat belum merilis secara resmi nama-nama korban tewas dalam insiden penembakan di Islamic Center of San Diego (ICSD). Namun, seorang kerabat keluarga mengidentifikasi salah satu korban tewas sebagai Amin Abdullah, petugas keamanan masjid yang disebut kepolisian memiliki "peran krusial" dalam mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa.

Seorang tokoh agama setempat, Syekh Uthman Ibn Farooq, menyatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan putra Abdullah."Ia ingin melindungi orang-orang yang tidak bersalah, karena itulah ia memutuskan untuk menjadi petugas keamanan," ujar Shaykh Uthman menirukan pernyataan putra korban, seperti dilansir dari AP News.

Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian Abdullah yang berhasil menyelamatkan banyak nyawa di lokasi kejadian. "Sangat tepat untuk mengatakan bahwa tindakan yang dilakukannya adalah sebuah aksi heroik," tegas Wahl dalam konferensi pers.

Pelaku Kerap Menyebarkan Narasi Kebencian

Wahl mengungkapkan, meski tidak ada ancaman spesifik yang ditujukan langsung ke ICSD sebelum insiden, pihak berwenang menemukan bukti bahwa kedua pelaku remaja tersebut kerap terlibat dalam aktivitas penyebaran retorika atau narasi kebencian secara umum (generalized hate rhetoric). Namun, ia menolak memberikan rincian lebih lanjut demi kepentingan penyelidikan.

Direktur Masjid, Imam Taha Hassane, menjelaskan bahwa kompleks masjid bernuansa putih itu berada di kawasan yang dikelilingi oleh pemukiman, apartemen, serta pusat pertokoan yang dipenuhi restoran dan pasar Timur Tengah.

Kompleks ini juga menaungi Sekolah Al Rashid, yang menyediakan kelas bahasa Arab, studi Islam, dan Alquran untuk anak-anak usia lima tahun ke atas. Imam Hassane memastikan tidak ada siswa yang terluka dalam insiden tersebut. Rekaman udara dari stasiun televisi lokal memperlihatkan anak-anak sekolah saling berpegangan tangan saat dievakuasi keluar dari tempat parkir dengan pengawalan ketat puluhan kendaraan polisi.

"Semua anak-anak dalam kondisi aman," kata Wahl dengan nada emosional. "Hati kami bersama para keluarga korban yang saat ini tengah diberi tahu mengenai apa yang menimpa orang-orang yang mereka cintai."

Aparat kepolisian dilaporkan tiba di lokasi dalam waktu empat menit setelah menerima panggilan darurat. Saat polisi tiba, terdengar suara tembakan beberapa blok dari masjid, di mana seorang pekerja lanskap sempat ditembak namun berhasil selamat tanpa luka. Kedua pelaku kemudian ditemukan tewas di dalam sebuah kendaraan yang berhenti di tengah jalan tidak jauh dari lokasi tersebut. Pihak berwenang segera mengarahkan para orang tua ke area terdekat untuk menjemput anak-anak mereka.

Read Entire Article
Politics | | | |