Pengunjung dengan menggunakan teleskop mengamati Bulan Purnama yang tampak besar atau Supermoon di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (5/11/2025). Planetarium dan Observatorium Jakarta menggelar kegiatan Piknik Malam Bersama Supermoon serta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan fenomena ini melalui teleskop. Dalam kegiatan seru tersebut, peserta terpilih juga berkesempatan mengikuti talkshow astronomi dan menyaksikan pertunjukan Planetarium Mini. Berdasarkan perhitungan astronomis, Bulan Purnama pada 5 November ini bertepatan dengan titik terdekat Bulan terhadap Bumi (perigee). Hal ini menjadikannya Bulan Purnama terbesar tahun ini, atau yang dikenal dengan sebutan Supermoon. Bulan Purnama tersebut tampak sekitar 15 persen lebih terang dan 7 persen lebih besar dibandingkan Bulan Purnama biasa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memutuskan untuk menambah kuota tiket Planetarium yang bisa dibeli langsung di lokasi atau on the spot. Hal itu dilakukan untuk memfasilitasi banyaknya warga yang sudah datang tanpa melakukan reservasi atau membeli tiket secara daring atau online.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah melihat langsung antusias masyarakat yang berkunjung ke Planetarium di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Menurut dia, antusias publik sangat tinggi sejak tempat itu kembali dibuka sejak Kamis (25/12/2025). Bahkan, tiket hingga 31 Desember mendatang sudah habis terjual.
"Kebetulan kemarin saya ke Planetarium dan memang keluhannya baru dibuka itu sampai dengan tanggal 31 (Desember) sudah full booked," kata dia di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).
Di sisi lain, banyak masyarakat yang datang dengan harapan bisa membeli tiket langsung di lokasi. Namun, tiket yang dijual langsung di lokasi hanya sekitar 25 persen atau 50 buah dari kapasitas 200 penonton tiap pertunjukan di Teater Bintang Planetarium. Alhasil, banyak warga yang sudah datang tidak mendapatkan tiket karena kehabisan.
Karena itu, Pramono mengaku telah meminta pengelola Planetarium untuk menambah kuota tiket yang dijual on the spot. Ia meminta kuota tiket on the spot ditambah menjadi 50 persen.
"Saya sudah memutuskan, yang 50 persen itu melalui online, 50 persen secara langsung ticketing di lokasi. Karena kasihan banyak yang sudah datang dari mana-mana, terutama dari daerah," kata dia.
Pramono sendiri mengaku terkejut melihat antusiasme masyarakat yang hendak berkunjung ke Planetarium. Pasalnya, masyarakat yang datang tidak hanya dari Jakarta, melainkan dari berbagai daerah lainnya.
"Yang mengejutkan itu dari Depok, Bekasi, Tangerang, kemarin banyak sekali yang hadir. Mereka minta untuk ticketing-nya tidak semuanya melalui online. Jadi kemarin saya sudah putuskan 50 persen secara langsung, 50 persen dengan online," kata politisi PDIP itu.

3 weeks ago
22














































