Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) menyaksikan Presiden AS Donald Trump (C) memegang piagam pendirian Dewan Perdamaian saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL — Gedung Putih berencana menjadi tuan rumah pertemuan tingkat pemimpin atau konferensi tingkat tinggi (KTT) Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) pada 19 Februari 2026. Pertemuan tersebut bertujuan mendorong tahap kedua gencatan senjata di Gaza sekaligus menghimpun dana bagi rekonstruksi wilayah Palestina yang terdampak perang.
“Kesempatan itu akan menjadi pertemuan pertama Dewan Perdamaian (BoP) sekaligus konferensi penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza,” tulis Axios mengutip seorang pejabat Amerika Serikat (AS), Jumat (6/2/2026).
Menurut laporan tersebut, pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah mulai menghubungi puluhan negara untuk mengundang para pemimpin serta membahas aspek logistik. Pertemuan itu direncanakan berlangsung di Institute of Peace, Washington.
“Belum ada yang dikonfirmasi, tetapi pemerintah sedang merencanakannya dan mulai memeriksa pemimpin mana saja yang dapat hadir,” ujar sumber tersebut kepada Axios.
Dilansir laman Anadolu, Kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden AS Donald Trump pada 18 Februari, sehari sebelum pertemuan tersebut direncanakan digelar. Netanyahu disebut telah menerima undangan dari Trump agar Israel bergabung dalam dewan tersebut, namun hingga kini belum menandatangani piagamnya.
Apabila Netanyahu menghadiri pertemuan tersebut, hal itu akan menjadi kemunculan publik pertamanya bersama para pemimpin Arab dan Muslim sejak sebelum serangan 7 Oktober oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas, serta serangan lanjutan Israel ke Jalur Gaza.
Rencana pertemuan puncak tersebut masih berada pada tahap awal dan berpotensi mengalami perubahan. Hingga kini, Gedung Putih belum memberikan komentar resmi terkait rencana tersebut.
sumber : Antara

3 hours ago
3















































