Baru 4 Juta Perempuan di Indonesia Skrining Kanker

3 hours ago 4

Kanker (ilustrasi). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memotivasi penyintas kanker untuk terus berjuang karena bisa disembuhkan serta dicegah melalui deteksi dini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memotivasi penyintas kanker untuk terus berjuang. Menurut Menkes, penyakit itu kini sudah bisa disembuhkan serta dicegah melalui deteksi dini.

"Kanker itu bisa disembuhkan, tetapi harus dengan deteksi dini. Oleh karena itu datanglah ke fasilitas kesehatan (faskes) untuk deteksi dini, jangan takut," kata Budi dalam peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Menkes Budi menyampaikan setiap dua menit, satu orang meninggal karena kanker. Oleh karena itu, kata dia, pemerintah terus mengoptimalkan deteksi dini kanker melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). "Setiap dua menit saya bicara, satu orang meninggal karena kanker. Kanker payudara menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia. Untuk itu ada CKG bagi 280 juta masyarakat Indonesia, di dalamnya ada skrining kanker payudara," ujar Menkes.

Dia juga menyampaikan kepada seluruh perempuan Indonesia agar tidak takut untuk deteksi dini kanker, mengingat saat ini masih banyak perempuan yang tidak berani skrining karena khawatir terdeteksi kanker. "Kita punya 10 ribu puskesmas yang punya skrining kanker, dan kanker serviks sekarang juga ada vaksinasi Human Papillomavirus (HPV)," kata dia.

Menkes menekankan saat ini baru ada empat juta perempuan dari sasaran 40 juta orang yang datang ke puskesmas untuk skrining kanker. Oleh karena itu ia mengimbau agar seluruh pemerintah daerah (pemda) bisa saling berkolaborasi untuk meningkatkan angka skrining kanker di puskesmas.

"Baru 4 juta dari 40 juta yang datang ke puskesmas untuk skrining. Kanker sekarang bisa disembuhkan, jangan takut, tingkat kesembuhannya sekarang tinggi sekali, tetapi kita harus deteksi dini," kata Menkes. Dalam kesempatan tersebut Menkes juga memberikan apresiasi kepada pemda dengan capaian vaksinasi HPV terbaik yakni Bupati Palembang (Sumatera Selatan), Bupati Berau (Kalimantan Timur), Bupati Bekasi (Jawa Barat), Bupati Serang (Banten), Bupati Sidrap (Sulawesi Selatan) dan Gubernur DKI Jakarta.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |