REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Ustadzah Syifa Fauziyah mengajak umat Islam menjadikan momentum akhir tahun sebagai sarana muhasabah diri dan memperbanyak dzikir di masjid, alih-alih larut dalam euforia pergantian tahun.
Menurut Ustadzah Syifa, pergantian tahun merupakan waktu yang tepat untuk merenungi perjalanan hidup dan menyadari betapa lemahnya manusia tanpa pertolongan Allah SWT.
"Momen tahun baru tentunya bisa dijadikan sebagai momen muhasabah diri, kita menyaksikan banyak sekali hal yang membuat kita sangat kecil dihadapan Allah, dan tanpa kuasa Allah tak akan mungkin kita melewati cobaan yang terjadi,” ujar Syifa saat dihubungi Republika, Senin (29/12/2025).
Ia menegaskan, muhasabah akhir tahun tidak hanya sebatas refleksi, tetapi juga harus menjadi pemantik perubahan agar umat menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang.
“Tentunya selain menjadikan agar tahun baru sebagai muhasabah dan refleksi, jadikan juga sebagai motivasi agar tahun depan kita menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ucap Ustadzah Syifa.
Ia pun mengapresiasi pelaksanaan Dzikir Nasional yang rutin digelar Republika setiap pergantian tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi ruang spiritual yang sangat positif bagi umat Islam.
“Alhamdulillah Republika rutin mengadakan acara dzikir nasional sejak puluhan tahun di momen pergantian tahun. Acara ini tentunya sangat sangat positif dan menjadi tempat muhasabah untuk dapat memanfaatkan momen tahun baru dengan lebih bermakna,” katanya.
Ia juga menyampaikan rasa salut atas konsistensi Republika dalam menghadirkan ruang ibadah kolektif bagi umat Islam di tengah derasnya arus hiburan akhir tahun.
"Salut terhadap Republika atas konsistensi nya, semoga menjadi jalan umat untuk kebaikan dan ketakwaan," jelasnya.
Ustadzah Syifa berharap tradisi dzikir dan doa bersama di akhir tahun dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari ikhtiar spiritual umat Islam dalam menyongsong masa depan yang lebih baik, penuh keimanan, dan keberkahan.
Tahun ini, Ustadz Syifa juga akan turut meramaikan kegiatan Dzikir Nasional yang akan digelar di Masjid At-Thohir. Selain Ustadzah Syifa, sejumlah tokoh, habaib, ulama, dan dai nasional dijadwalkan mengikuti dzikir bersama. Di antaranya Habib Jindan, KH Zulfa Mustofa, Habib Hamdan Zoelva, KH Cholil Nafis, KH KH Danial Nafis, Indra Gunawan, Qotrunnada, KH Noor Achmad, Muhadjir Effendy, dan Husein Gaza.
Rangkaian acara Dzikir Nasional kali ini akan berlangsung sejak pagi hingga tengah malam. Kegiatan diawali dengan Tabligh Akbar pada pukul 10.00–14.00 WIB, yang menghadirkan Ustadzah Qotrunnada. Dalam tausiyahnya, ia akan mengangkat tema “Menutup Tahun dengan Taubat, Membuka Tahun dengan Niat Baru".
Selanjutnya, pada pukul 13.00–17.00 WIB, digelar agenda "Speak Up Palestina" bertajuk “Cerita Al-Aqsa”. Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber yang selama ini aktif menyuarakan isu Palestina, di antaranya Husein Gaza dan Chiki Fawzi, serta Annisa Theresia (Tere), Bella Fawzi, dan Achmad Sudrajat.
Puncak kegiatan berlangsung pada malam hari melalui Malam Berdzikir Dzikir Nasional 2025 mulai pukul 19.30 hingga 24.00 WIB. Melalui Dzikir Nasional ini, Republika berharap masyarakat dapat menjadikan akhir tahun sebagai momentum muhasabah, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta meneguhkan komitmen spiritual memasuki tahun 2026.

3 weeks ago
24















































