Liam Rosenior, pelatih baru Chelsea.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bagi Chelsea, tak ada istilah kompetisi kelas dua. Apa pun turnamennya, targetnya tetap sama, yakni menang.
Pelatih Liam Rosenior menegaskan hal itu menjelang pertemuan melawan Hull City pada putaran keempat Piala FA 2025/2026 di Stadion MKM, Kingston upon Hull, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB.
“Kami tidak memiliki pandangan bahwa satu kompetisi lebih penting dari yang lain. Kami hanya ingin memenangkan setiap pertandingan yang kami mainkan,” ujar Rosenior seperti dikutip dari laman resmi klub.
Musim ini, The Blues masih bertarung di tiga ajang sekaligus, yaitu Liga Inggris, Liga Champions UEFA, dan Piala FA. Meski sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris, fokus mereka tidak terpecah.
Menurut Rosenior, kunci menjaga konsistensi di berbagai ajang adalah kedalaman skuad. Ia menilai setiap pemain, baik starter maupun pelapis, punya peran yang sama pentingnya dalam menjaga peluang meraih kemenangan.
Setelah menghadapi Hull, Chelsea akhirnya akan menikmati jeda tengah pekan pertama sejak Rosenior mengambil alih kursi pelatih. Momen ini dinilai penting untuk pemulihan fisik, menjaga kebugaran, sekaligus mengasah detail taktik sebelum melawan Burnley di Liga Inggris.
Tak hanya itu, jeda tersebut juga menjadi ruang refleksi. Rosenior ingin melihat kembali posisi timnya dan memastikan arah perjalanan musim ini tetap berada di jalur yang benar.
Chelsea punya motivasi tambahan di Piala FA. Mereka ingin kembali mengangkat trofi setelah terakhir kali menjadi juara pada musim 2017/2018, saat menundukkan Manchester United 1-0 di partai final.
Sementara itu, Hull City tentu bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Klub tersebut terakhir kali mencapai babak 16 besar pada musim yang sama, sebelum dihentikan Chelsea dengan skor 0-4. Kini, pertemuan kembali terjadi dan Chelsea memastikan tak ada kompromi dalam perburuan hasil terbaik.
sumber : Antara

2 hours ago
2














































