Slot Pusing Jadwal Padat, Liverpool Fokus Jaga Fisik Pemain

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liverpool lagi-lagi diuji jadwal superpadat. Pelatih The Reds Arne Slot memastikan tim pelatih kini ekstra hati-hati mengatur beban kerja pemain. Ini agar tak makin banyak yang tumbang jelang laga putaran keempat Piala FA melawan Brighton & Hove Albion, Sabtu (14/2/2026) nanti.

Masalahnya, daftar cedera Liverpool makin panjang. Gelandang Wataru Endo mengalami cedera pergelangan kaki saat menang 1-0 atas Sunderland, Rabu lalu. Sebelumnya, Giovanni Leoni, Conor Bradley, dan Jeremie Frimpong juga sudah lebih dulu masuk ruang perawatan.

Slot tak menampik situasi ini bikin pusing. Ia menegaskan Liverpool punya tiga target utama musim ini, yakni juara Piala FA, finis di zona Liga Champions, dan tampil maksimal di Liga Champions.

“Kami sadar opsi pemain terbatas. Manajemen beban itu krusial. Hal terakhir yang kami butuhkan adalah cedera lagi,” ujar Slot di Anfield.

Menurut pelatih asal Belanda itu, memainkan pemain dalam tiga laga dalam tujuh hari memang berisiko. Karena itu, ia memilih pendekatan realistis, yakni dengan memantau kondisi pemain setiap hari sebelum memutuskan siapa yang siap turun.

“Kami berlatih, kami mendengarkan pemain, melihat bagaimana kondisi mereka, lalu mengambil keputusan terbaik,” katanya.

Slot juga memastikan Endo bakal absen cukup lama. Namun di tengah krisis ini, ada peluang buat pemain muda unjuk gigi. Nama Rio Ngumoha dan Trey Nyoni disebut semakin dekat dengan skuad utama.

“Saya selalu memantau pemain muda. Beberapa sudah makin siap. Tapi ini soal keseimbangan. Kami akan menghadapi tim kuat, jadi semuanya harus dipikirkan matang,” kata Slot.

Saat ini, Liverpool duduk di peringkat keenam Liga Premier dengan 42 poin dari 26 laga, terpaut 13 angka dari pemuncak klasemen, Arsenal. Di sisi lain, The Reds sudah mengamankan tiket play-off Liga Champions UEFA usai finis di delapan besar fase liga.

Dengan jadwal yang makin menggila, rotasi dan kebugaran bakal jadi kunci. Salah sedikit, bisa berabe.

sumber : Reuters

Read Entire Article
Politics | | | |