REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – President of the World Council for Preventive, Regenerative and Anti-aging Medicine (WOCPM) dan World Council of Stem Cell (WOCS), Prof. dr. Deby Vinski, MSc, PhD, menyampaikan laporan rutin perkembangan organisasi kepada Senior Advisor WOCPM & WOCS, Jusuf Kalla, dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi beliau di Jakarta, Selasa (11/2/2026).
Prof. Deby Vinski melaporkan keberhasilan pelaksanaan Workshop Stem Cell pada 6–7 Februari 2026 di Vinski Tower, Jakarta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan standar dan edukasi terapi sel punca bertaraf internasional.
Selain itu, dia juga menyampaikan perkembangan agenda kongres internasional WOCPM sepanjang tahun 2026, di mana ia bertindak sebagai Chair of the Conference di tiga negara, yakni Osaka (Jepang), Paris (Prancis), serta World Consensus di London, Inggris.
Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah kebijakan, kolaborasi global, serta penguatan posisi Indonesia dalam ekosistem kedokteran preventif, regeneratif, dan terapi berbasis stem cell di tingkat internasional. Antusiasme dunia internasional terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dan negara yang bergabung dalam setiap agenda ilmiah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi atas capaian dan kontribusi Prof. Deby dalam membawa nama Indonesia ke panggung dunia.
“Saya mengapresiasi langkah besar Prof. Deby Vinski yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Upaya ini tentu akan meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia, khususnya dalam bidang kesehatan dan kedokteran regeneratif,” ujar Jusuf Kalla.
Ia juga menilai konsistensi dan inovasi yang dilakukan Prof. Deby merupakan bagian penting dari diplomasi kesehatan Indonesia di level global.
Sementara itu, Prof. Deby Vinski menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Indonesia sebagai pusat pengembangan kedokteran regeneratif sekaligus destinasi health tourism dunia.
“Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi peserta, tetapi menjadi pemimpin dalam pengembangan preventive dan regenerative medicine. Melalui WOCPM dan WOCS, kami membangun kolaborasi global yang memperkuat reputasi Indonesia sebagai pusat unggulan terapi stem cell dan anti-aging,” ungkap Prof. Deby Vinski.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Deby juga melaporkan perkembangan signifikan dari Celltech Stem Cell Centre. Sebagai owner, ia telah melakukan ekspansi layanan melalui kerja sama strategis dengan RSPPN Soedirman guna memperluas akses layanan terapi sel punca berstandar internasional di Indonesia.
Pada pertemuan tersebut, Jusuf Kalla tampak sehat dan segar serta memberikan tanggapan positif atas seluruh laporan yang disampaikan. Ia kembali menegaskan pentingnya keberlanjutan inovasi dan penguatan reputasi Indonesia dalam bidang kedokteran regeneratif.
Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, serta diplomasi kesehatan sebagai bagian dari kontribusi Indonesia bagi masyarakat dunia.
sumber : Antara

2 hours ago
4














































