REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Suasana tenang di Blok Selapada, Desa Karang Asem, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon tiba-tiba dikejutkan dengan api yang berkobar membakar rumah milik salah satu warga setempat, Selasa (12/5/2026) malam. Upaya pemadaman pun melibatkan tiga unit pancar dari tiga sektor Damkar.
Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menjelaskan, berdasarkan keterangan dari ketua RT setempat, api terlihat sudah membesar di atas rumah bagian tengah milik warga bernama Herwanto, tepatnya di atap ruang tidur bagian tengah.
Pada saat kejadian kebakaran, kondisi rumah sedang tidak ada penghuni. Pasalnya, mereka sedang melaksanakan ibadah sholat Maghrib di mushola.
“Diduga kebakaran berasal dari kipas angin yang lupa dimatikan sehingga menimbulkan konsleting di kamar di bagian tengah rumah,” ujar Eno, Rabu (13/5/2026).
Eno menjelaskan, kebakaran itu kemudian dilaporkan oleh ketua RT setempat ke Damkar Sektor Weru. Setelah mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi.
Setibanya di lokasi, api masih menyala cukup besar dan petugas pun langsung melakukan pemadaman ke seluruh bagian yang masih menyala api. Untuk mengantisipasi menjalarnya api ke nangunan lain dan memastikan ketersedian stok air, petugas di lapangan meminta bantuan dari Damkar Sektor Sumber dan Sektor Palimanan.
“Lokasi kejadian pun padat rumah penduduk,” tambahnya.
Setelah melakukan pemadaman sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan. Petugas pun melanjutkan dengan upaya pendinginan.
Eno menyebutkan, api melalap dua kamar tidur, ruang tengah dan ruang tamu. Tak hanya bangunan, api juga membakar dua unit sepeda motor dan berbagai perabot lainnya.
“Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materi yang dialami pemilik rumah diperkirakan sekitar Rp 50 juta,” jelasnya.

9 hours ago
8

















































