Doa Akhir dan Awal Tahun, Bagus Dibaca di Pengujung dan Pembuka Tahun

3 weeks ago 20

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setiap pergantian tahun menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk bermuhasabah dan memperbarui harapan.

Salah satu ikhtiar spiritual yang kerap dilakukan adalah membaca doa akhir dan awal tahun.

Meski pergantian menuju 2026 mengikuti kalender Masehi, doa-doa tersebut tetap relevan sebagai permohonan keberkahan dan ampunan kepada Allah SWT.

Di tengah masyarakat, amalan ini terkadang diperdebatkan dan dianggap sebagai bidah.

Namun, para ulama menegaskan bahwa membaca doa awal dan akhir tahun termasuk dalam kategori bidah hasanah atau bidah yang baik. Amalan ini dinilai tidak bertentangan dengan Alquran maupun sunnah Rasulullah SAW.

Dalam buku "Apa Itu Bid’ah", KH Syukron Makmun mengutip penjelasan Imam Syafii yang membagi bid’ah ke dalam dua kategori, yakni bidah yang baik dan bidah yang buruk.

Bidah yang baik adalah segala hal baru yang tidak bertentangan dengan Alquran dan hadits, sedangkan bid’ah yang buruk justru sebaliknya. Doa, zikir, sholawat, serta berbagai amalan saleh termasuk dalam bidah hasanah yang dianjurkan.

Doa Akhir Tahun 2025

Doa akhir tahun dibaca sebagai bentuk pengakuan atas kekhilafan dan permohonan ampun atas dosa-dosa yang dilakukan selama setahun penuh. Berikut bacaan doanya:

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هٰذَا السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ. وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِنْ عَمَلٍ تُرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ اَللّٰهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ، وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ.

Artinya:

“Ya Allah, apa pun dosa yang telah aku perbuat di tahun ini yang merupakan larangan-Mu dan aku belum bertobat darinya, sementara Engkau tidak meridhainya, tetapi Engkau tetap bersabar padaku meskipun mampu menghukumku, maka aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku, ya Allah. Dan apa pun amal yang aku lakukan di tahun ini yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala atasnya, maka aku memohon kepada-Mu, ya Allah yang Maha Mulia, terimalah amal tersebut dan jangan putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Zat yang Maha Pemurah.”

Jika dalam pergantian tahun Hijriyah doa ini lazim dibaca sebelum Maghrib, maka pada pergantian tahun Masehi dapat dibaca menjelang tengah malam. Doa ini berisi permohonan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa yang belum sempat ditaubati, sekaligus menerima amal-amal baik yang telah dikerjakan.

Read Entire Article
Politics | | | |