Garap Pasar Urban, Dua Merek Otomotif China Buka Dealer Baru di Bekasi dan Depok

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produsen otomotif asal China menunjukkan keseriusannya menggarap pasar Indonesia melalui ekspansi jaringan dealer di kawasan penyangga Jakarta. Memasuki awal 2026, dua merek, LEPAS dan DFSK, resmi membuka dealer baru masing-masing di Bekasi dan Depok sebagai bagian dari strategi memperkuat kehadiran sekaligus mendekatkan layanan kepada konsumen urban.

Ekspansi jaringan menjadi instrumen utama dalam kompetisi industri otomotif yang kian padat. Di tengah perlambatan daya beli dan meningkatnya pilihan merek, kedekatan layanan serta kepastian purnajual diposisikan sebagai nilai ekonomi yang krusial bagi konsumen.

“Pembukaan Showroom LEPAS Trimegah Bekasi merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman mobilitas NEV premium yang semakin dekat dengan keseharian konsumen urban. Bekasi adalah area dengan aktivitas tinggi dan gaya hidup yang terus berkembang, sehingga kami melihat showroom ini sebagai ruang untuk membangun koneksi yang lebih relevan antara teknologi, kenyamanan, dan kebutuhan mobilitas modern,” ujar Ricky He, Deputy Country Director LEPAS Indonesia, dalam keterangan medianya yang diterima Republika, Senin (26/1/2026).

Investasi pada fasilitas fisik berskala besar, termasuk layanan Body & Paint dan bengkel berkapasitas tinggi, menunjukkan orientasi LEPAS pada efisiensi biaya jangka panjang dan pengendalian kualitas layanan. Strategi ini sekaligus memperkecil ketergantungan konsumen pada pihak ketiga.

Kehadiran SPKLU ultra fast charging di lokasi showroom memperkuat positioning LEPAS dalam ekosistem elektrifikasi. Infrastruktur pengisian daya dinilai sebagai faktor penentu adopsi NEV, sekaligus instrumen diferensiasi di tengah persaingan merek yang semakin ketat.

Di sisi lain, DFSK membuka dealer resmi baru di Depok sebagai bagian dari momentum ekspansi nasional sepanjang 2026. Aksesibilitas menjadi fokus utama DFSK dalam memperluas basis konsumen, khususnya di kawasan dengan pertumbuhan populasi dan mobilitas tinggi.

Sebagai kota urban terbesar ketiga di Jabodetabek, Depok menawarkan potensi pasar yang strategis bagi penetrasi kendaraan penumpang, niaga ringan, hingga kendaraan listrik. Keberadaan dealer di wilayah ini memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan kecepatan layanan purnajual.

DFSK menempatkan jaringan dealer sebagai tulang punggung pertumbuhan, seiring penguatan fasilitas manufaktur lokal dan pengembangan teknologi kendaraan energi baru. Pendekatan ini menegaskan bahwa ekspansi tidak semata mengejar volume penjualan, tetapi keberlanjutan operasional.

Perluasan jaringan DFSK hingga ke wilayah timur Indonesia mencerminkan upaya membangun skala ekonomi nasional. Dengan distribusi layanan yang merata, perusahaan berupaya menekan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi rantai pasok.

Langkah LEPAS dan DFSK menunjukkan pola serupa dalam strategi merek China di Indonesia, yakni memadukan investasi jaringan fisik, layanan purnajual, dan kesiapan infrastruktur energi. Pendekatan ini menggeser persaingan dari sekadar harga menuju kualitas layanan dan keandalan jangka panjang. Dengan ekspansi yang semakin agresif, merek otomotif China memperlihatkan ambisi menjadikan Indonesia bukan hanya pasar penjualan, tetapi basis pertumbuhan strategis di Asia Tenggara.

Read Entire Article
Politics | | | |