Ibu Negara Korsel Divonis 20 Bulan Penjara Usai Terima Suap Tas Chanel

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Istri mantan Presiden Yoon Suk-yeol divonis penjara satu tahun delapan bulan. Kim Keon-hee terbukti menerima suap. 

"Pengadilan menyatakan Kim bersalah karena menerima suap dari sekte agama kontroversial Gereja Unifikasi, termasuk tas Chanel dan kalung berlian Graff," demikian dilaporkan CNN. 

Tetapi pengadilan menyatakan, Kim tidak bersalah atas manipulasi saham dan berkonspirasi dengan suaminya karena menerima jajak pendapat publik gratis lantaran kurangnya bukti. Ia juga dibebaskan dari tuduhan menerima tas Chanel kedua.

Jaksa memperkirakan bahwa saham, suap, dan jajak pendapat secara keseluruhan bernilai 1,15 miliar won Korea (sekitar $813.000).

"Kim menyalahgunakan statusnya sebagai sarana untuk mengejar keuntungan… Terdakwa tidak mampu menolak barang-barang mewah mahal yang diberikan sehubungan dengan perlakuan istimewa, dan sangat ingin menerima dan menghiasi dirinya dengan barang-barang tersebut,” kata Hakim Pengadilan Distrik Seoul Woo In-seong dalam putusannya.

Namun, Woo menambahkan, Kim tak meminta hadiah-hadiah itu. Ia tak menyampaikan permintaan apa pun dari gereja kepada suaminya, dan sekarang sedang merenungkan diri atas tindakannya.

Seperti dilaporkan CNN, baik jaksa penuntut maupun pengacara Kim dapat mengajukan banding. 

Gaya hidup disorot

Ini adalah pukulan terbaru bagi mantan pasangan presiden tersebut, yang keduanya telah berulang kali membantah melakukan kesalahan, meskipun Kim telah mengakui menerima tas Chanel dari Gereja Unifikasi.

Yoon sedang diadili atas tuduhan pemberontakan terkait deklarasi darurat militer singkatnya pada tahun 2024, serta sejumlah tuduhan lainnya. Namun istrinya telah terlibat dalam skandal jauh lebih lama –– dengan tuduhan manipulasi saham terkait dealer mobil yang sudah berlangsung lebih dari satu dekade.

Ia ditangkap Agustus lalu oleh jaksa khusus, dengan jaksa penuntut meminta hukuman 15 tahun penjara untuk berbagai kejahatan yang diputuskan pengadilan pada hari Rabu.

“Kim Keon Hee menggunakan statusnya sebagai istri presiden untuk dengan mudah menerima uang dan barang-barang mahal, dan secara luas ikut campur dalam berbagai penunjukan dan nominasi personel,” kata Min Joong-ki, yang memimpin tim jaksa khusus, pada 29 Desember setelah menyelesaikan penyelidikan selama 180 hari.

Read Entire Article
Politics | | | |