REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Iran dilaporkan menolak menghadiri pembicaraan di Pakistan, setelah AS tidak mundur dari “tuntutan berlebihan” mereka dalam beberapa hari terakhir. Sementara Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata.
"Oleh karena itu, Iran akhirnya mengumumkan hari ini bahwa, mengingat situasi ini, pihaknya menganggap berpartisipasi dalam perundingan hanya membuang-buang waktu, karena AS menghalangi perjanjian yang sesuai. Oleh karena itu, Iran tidak akan terlibat dengan Amerika," tulis media Iran, Tasnim, Rabu.
Iran telah mengkomunikasikan posisinya kepada Pakistan, dan memberitahu para mediator bahwa Iran tidak akan hadir di Pakistan besok, lapor badan tersebut.
Sikap Iran ini terkait dengan pembajakan kapal dagang Iran di Laut Oman oleh marinir AS pada Ahad. Tindakan itu dinilai pelanggaran gencatan senjata.
Jenderal Majid Mousavi, kepala kedirgantaraan IRGC, mengatakan dalam komentarnya di media Iran bahwa melakukan lebih banyak “agresi” terhadap Iran adalah suatu kesalahan. Dia juga mengatakan fasilitas minyak di kawasan Teluk akan dirugikan jika negara-negara tetangga mengizinkan Amerika Serikat melakukan serangan.
“Jika negara-negara tetangga di wilayah selatan mengizinkan musuh menggunakan fasilitas mereka untuk menyerang Iran, mereka harus mengucapkan selamat tinggal pada produksi minyak di kawasan Timur Tengah,” kata Mousavi. AS memiliki pangkalan dan pasukan di beberapa negara di kawasan Teluk.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa bahwa AS memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan Pakistan sambil menunggu proposal terpadu dari Iran.
“Berdasarkan fakta bahwa Pemerintahan Iran terpecah belah, hal ini tidak terduga dan, atas permintaan Marsekal Asim Munir, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dari Pakistan, kami diminta untuk menahan Serangan terhadap Negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menghasilkan proposal terpadu,” tulisnya di Truth Social.
“Oleh karena itu saya telah mengarahkan Militer kita untuk melanjutkan Blokade dan, dalam semua hal, tetap siap dan mampu, dan oleh karena itu akan memperpanjang Gencatan Senjata sampai proposal mereka diajukan, dan diskusi selesai, dengan satu atau lain cara,” tambahnya.

2 hours ago
11

















































