Kedubes China dan Voice of Istiqlal Kenalkan Fasilitas Transit Bebas Visa untuk WNI

1 week ago 26

Direktur The Voice of Istiqlal, Mulyono Lodji dalam acara sosialisasi kemudahan perjalanan ke China bagi warga negara Indonesia yang digelar Voice of Istiqlal (Voist) bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Rakyat China di China Space, Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Voice of Istiqlal (Voist) bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Rakyat China menggelar sosialisasi mengenai kemudahan perjalanan ke China bagi warga negara Indonesia (WNI) di China Space, Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kebijakan transit bebas visa (transit visa-free) yang memungkinkan WNI singgah di China hingga 240 jam atau sekitar 10 hari.

Direktur The Voice of Istiqlal, Mulyono Lodji, mengatakan sosialisasi tersebut penting mengingat minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke China terus meningkat.

"Ini adalah semacam sosialisasi yang penting bagi warga negara Indonesia, khususnya saat ini ketika banyak warga negara kita yang ingin berkunjung ke China. Hari ini kita melakukan acara khusus untuk menyosialisasikan transit visa-free," kata Mulyono kepada Republika di China Space, Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan Pemerintah China tersebut memberikan fasilitas transit bebas visa kepada sejumlah negara, termasuk Indonesia.

"Kebijakan Pemerintah China memberikan transit visa-free selama 240 jam atau sekitar 10 hari," ujarnya.

Selain memperkenalkan kebijakan tersebut, kegiatan itu juga menginformasikan berbagai langkah yang ditempuh Pemerintah China untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Read Entire Article
Politics | | | |